Skip to main content

Ayam vs Telur

“Saya ingin melemparkan topik klasik yang membingungkan buat saya dan mungkin buat teman-teman yang baru mau launching:

Apakah lebih baik beriklan dulu baru berdistribusi atau berdistribusi dulu baru mulai beriklan.
Logika yang pernah dilemparkan ke saya adalah: Anda harus beriklan dulu jadi pada saat brand anda sudah kuat semua orang pasti mau jadi distributor.

Di satu sisi ada logika lain: Bilamana Anda beriklan dan pada saat iklan anda mengena dan ternyata tidak ada barang lama-lama konsumen akan kecewa dan pada saat anda mulai berdistribusi konsumen sudah kecewa dan tidak mau mengambil barang Anda lagi.”

Sebuah email menarik masuk ke lotus saya hari ini, mana yang lebih penting, distribusi atau iklan? dua duanya bertujuan akhir yang sama, "image"
sebenarnya ada 2 komponen lagi yaitu harga dan inovasi. tapi keduanya bisa menjadi 'secondary route' untuk menuju "image" sebagai hasil akhir.
kenapa image ya? kenapa bukan volume? bukankah volume adalah segalanya bagi produsen?
saat ini marketing modern memiliki kecenderungan consumer centre, dimana asumsinya volume datang dari 'top of mind' consumer ketika memutuskan untuk transaksi produk2 tertentu.
di saat 'moment of truth' itulah image punya peranan sangat penting.
kembali lagi ke topik diatas, image yang diharapkan produsen bisa didapat melalui jalur 'distribusi' atau 'iklan'. beberapa prinsipal punya 'privilege' menikmati kedua jalur tersebut secara optimal.
namun banyak yang memang harus memilih diantara keduanya, sesuai dengan resources yang dimilikinya.
resources, inilah kuncinya. apabila produk anda lebih mudah di-push, alat usaha mendukung, kemampuan personnel sesuai dengan jalur2 distribusi, maka lebih bijaksana kalau menghimpun seluruh kekuatan di jalur distribusi. mungkin saya salah, tapi menurut saya teh botol sosro dan indomie mengambil jalur ini, sebelum mereka bisa mengambil jalur yang lain.
sebaliknya apabila produk anda lebih mudah di-pull dan personnel anda mampu untuk menciptakan iklan iklan hebad, lebih baik apabila mengambil jalur iklan/branding.
menurut saya contoh terbaik dari jalur ini adalah produk 'all s hellical spring', suspensi mobil yang bolak balik pasang iklan di tabloid otomotif.
sementara itu, ada komponen lain sebenarnya yang dapat diutilize lebih jauh untuk membentuk 'image' yang diharapkan.

harga dan inovasi. keduanya tidak bisa disatukan, simply karena inovasi itu mahal. dan sebaliknya untuk bisa murah itu memotong anggaran inovasi.
dengan cara ini, anda tidak perlu susah susah beriklan ataupun berdistribusi. konsumen akan datang mencari produk anda dengan segala cara. untuk bisa bersaing harga, segalanya bisa dikorbankan. tapi kalo kebanyakan pengorbanan ya ujung ujungnya gulung tikar hehehe
inovasi juga bisa menjadi route terbaik mendapatkan image yang cantik dimata konsumen karena pada dasarnya ‘innovation’ itu sexy. “ih lucu juga, that’s so smart” hal hal seperti ini menjadi desired response dari innovation.
on the top of consumer mind ketika memutuskan untuk membeli suatu product dari category tertentu, keluarlah yang selama ini dia ingat, “yang itu lho, yang waktu itu lucu juga, yang so smart itu loh”. kira kira seperti itu.
jadi, apabila anda seorang wanita yang sexy dan cantik, worth to dying for… dan anda butuh orang lain punya image tentang anda, bahwa anda memang sexy dan cantik, tidak dilebih lebihkan, tidak kurang pun dari anda sebenarnya; route mana yang akan anda ambil?

Comments

Popular posts from this blog

review toyota altis vs honda city

Altis versus City? lho kok? kan beda, yang satu kelas city car yang satu kelas mid size sedan. ya, inilah anomali itu. kalau kita lihat dari segi budgetnya, kedua mobil itu bisa keliatan in par. kalo dulu dulu, beda kelas mobil selalu beda features-nya. biar gimana gimana Toyota Starlet memang tidak bisa dibandingkan dengan Toyota Corolla, apalagi ke Corona, ke Crown, dan seterusnya. pun begitu dengan jajaran mobil honda, Civic sama Accord gak akan bisa sama. tapi sejak munculnya City, peta permainan pun berubah.

Civic taun 2001 sekarang beda harganya tipis sama city taun 2003. rata rata kilometernya mirip mirip. stamina mobilnya juga saat ini hampir sama. urusan space, memang civic lebih lega, tapi teknologi? city unggul karena udah pake transmisi CVT. konsumsi BBM jadi lebih irit, tenaga ter-multiply dengan baik. apalagi taun 2004 udah keluar City versi VTEC-nya, padahal beda cc-nya cuman terpaut 100cc.

Tahun ini, persaingan antar kelas jadi makin irrelevant antara city car dengan mid…

nyari mobil itu susah

Udah setaun gue ngimpi beli mobil baru. sebenarnya nothing's wrong with my previous car. dia cantik, lincah, dan tidak pernah rewel. kecuali waktu akinya soak dan ternyata udah setaun gue telat ganti aki.. haha pantesan. mobil gue dulu itu bebas depresiasi, belinya segitu ya jualnya lagi segitu. nikmat kan? cuman masalahnya keluarga kecil gue udah menuntut space yang lebih luas lagi kalo mau jalan jalan. apalagi jalan jalan keluar kota; kopernya Bunga aja DUA! belom strollernya, trus koper gue ma bini gue satu, trus belom lagi kalo pulang pasti ada aja belanjaan yang musti dibawa. wuih! pernah gue ke bandung sampe pulangnya gue gak bisa liat spion :D

Akhirnya datanglah kesempatan buat ganti mobil kesayangan yang kecil dan imut itu. sebenernya rasanya sayang sih, tapi si pembeli bolak balik bilang: "gak papa, kan dapet yang lebih bagus". ahak! maca cih? ternyata mencari mobil yang lebih bagus dari mobil gue yang lama itu cukup susah dan menyebalkan.

Pilihan pengganti mobil …

komparasi boeing 737-900ER vs 737-800NG

beuh! sangar gak tuh? jarang jarang ada blog yang bikin komparasi pesawat terbang, gue aja ampe ngeri ngebaca judulnya. takut orang boeing dateng kesini trus ngecek ngecek, trus naro komen :p lebay..

hehe, sante aja lah. ini kan cuman ngecap ngecap daripada blog gua dibilang ga aktip.

kebetulan beberapa waktu silam gue dapet kesempatan travelling naik pesawat mid-size baru itu. terus terang gue bangga loh sebagai orang indonesia, bangsa kita ini termasuk pembeli pertama kedua pesawat lansiran amerika itu. walopun duitnya dapet dari investasi asing tapi yah, kan demi perekonomian bangsa juga. ngga tanggung tanggung loh, ada maskapai yang capnya singa itu sekaligus beli 178 unit 737-900ER! bukan mercy loh, ini pesawat terbang! kalo dijejerin dari cengkareng bisa nyampe ke blok m kali yah. dan juga maskapai nasional kita taun ini beli sekaligus 50 biji 737-800NG. wow, impressive!

kesan pertama masuk 737-900ER adalah sleek, sophisticated, dan... adem! suer ac-nya adem banget rasanya kayak ma…