Skip to main content

Leadership

It's been years since human divide themselves into groups. ada orang susah, ada orang senang. ada yang kaya ada yang miskin. some said itu adalah God's decision. I said it might be. susah senang kaya miskin perhaps vonis dari surga. tapi bodoh atau pintar? cuma orang orang berpikiran sempit yang bilang itu bukan keputusan manusia.

Life is an option. untuk bisa pintar manusia harus memilih certain option dari mulai melawan kemalasan sampai dengan putar otak untuk bayar biaya belajar. memang setiap manusia itu unik, kita dikasih IQ yang berbeda beda. beberapa malah diberi score sangat minim. but some schizophrenic friends bisa pintar dengan IQ yang minim tersebut. beberapa malah bisa jadi kaya raya.

Buat gue, orang-orang itu terbagi atas 4 macem character yang udah given dari sononya. golongan yang pertama adalah si 'daydreamer'. mereka punya vision about anything. buat mereka wording ada gambarnya, note ada rasanya. mereka punya kelebihan to think outside the box. cuman sayangnya mereka ini egoistic. selfish. mau enaknya aja. orang vision vision gue koq ngapain lo atur atur.

Golongan kedua adalah 'working bee'. mereka yang punya endless energy untuk membangun sesuatu, make things happen. punya sense of detail yang menyeramkan. their logic sometime kill their hearts. robots. mereka harus punya kemampuan untuk fast learning. karena musti absorb brief secepatnya untuk bisa kerja. Golongan ketiga adalah 'tracker'. selamet deh kalo kamu masuk golongan ini... ini adalah orang orang yang menyelamatkan kita dari kehilangan arah dan tujuan. they measure our performance. mereka mencari cari kesalahan. dari namanya pun udah keliatan, mereka adalah para pencari jejak. gejala awal orang yang punya karakter ini adalah mereka punya keahlian matematika yang dahsyat. even in the very young of age. skill ini melindungi mereka dari kebohongan. namun sayangnya, mereka jadi lebih jago berbohong dari kita kita.

Golongan terakhir, yaitu 'cowards'. no more to tell, they are loosers. si pengecut. orang orang yang tidak pernah berani untuk menghadapi tekanan. they are even too lazy to calculate the risk dari tekanan tersebut. eh, bukan berarti mereka ngga pernah sukses lho. jangan salah. mereka cuma menghindar dari peperangan, sometime unnecessary war, sometime important one. kadang kadang kita gemes ngeliat kelakuan si coward. apalagi kalau mereka menjadi pengambil keputusan atas hidup kita. ugh, cape deeh...

Leaders are not born, they are made. beda dengan karakter, leadership bukan given. it is up to the person untuk memilih option mau jadi leader atau tidak. ngga ditunjuk ama Tuhan... secara tradisional memang, leaders (baca: raja) diturunkan dari orang tua ke anaknya. tapi modern humanity learned that, leadership bisa dipelajari, bisa ditiru, bisa dilatih. bahkan ada measurementnya lho sekarang. even si cowards pun bisa jadi leader. walaupun bikin mereka yang di-lead deg degan mau mati :) buat gue, to lead = to serve. nge-lead anak buah lebih cenderung to serve mereka dengan kepuasan. well, kalo engga karena orgasm, ngapain susah susah ml?

Comments

Popular posts from this blog

review toyota altis vs honda city

Altis versus City? lho kok? kan beda, yang satu kelas city car yang satu kelas mid size sedan. ya, inilah anomali itu. kalau kita lihat dari segi budgetnya, kedua mobil itu bisa keliatan in par. kalo dulu dulu, beda kelas mobil selalu beda features-nya. biar gimana gimana Toyota Starlet memang tidak bisa dibandingkan dengan Toyota Corolla, apalagi ke Corona, ke Crown, dan seterusnya. pun begitu dengan jajaran mobil honda, Civic sama Accord gak akan bisa sama. tapi sejak munculnya City, peta permainan pun berubah.

Civic taun 2001 sekarang beda harganya tipis sama city taun 2003. rata rata kilometernya mirip mirip. stamina mobilnya juga saat ini hampir sama. urusan space, memang civic lebih lega, tapi teknologi? city unggul karena udah pake transmisi CVT. konsumsi BBM jadi lebih irit, tenaga ter-multiply dengan baik. apalagi taun 2004 udah keluar City versi VTEC-nya, padahal beda cc-nya cuman terpaut 100cc.

Tahun ini, persaingan antar kelas jadi makin irrelevant antara city car dengan mid…

nyari mobil itu susah

Udah setaun gue ngimpi beli mobil baru. sebenarnya nothing's wrong with my previous car. dia cantik, lincah, dan tidak pernah rewel. kecuali waktu akinya soak dan ternyata udah setaun gue telat ganti aki.. haha pantesan. mobil gue dulu itu bebas depresiasi, belinya segitu ya jualnya lagi segitu. nikmat kan? cuman masalahnya keluarga kecil gue udah menuntut space yang lebih luas lagi kalo mau jalan jalan. apalagi jalan jalan keluar kota; kopernya Bunga aja DUA! belom strollernya, trus koper gue ma bini gue satu, trus belom lagi kalo pulang pasti ada aja belanjaan yang musti dibawa. wuih! pernah gue ke bandung sampe pulangnya gue gak bisa liat spion :D

Akhirnya datanglah kesempatan buat ganti mobil kesayangan yang kecil dan imut itu. sebenernya rasanya sayang sih, tapi si pembeli bolak balik bilang: "gak papa, kan dapet yang lebih bagus". ahak! maca cih? ternyata mencari mobil yang lebih bagus dari mobil gue yang lama itu cukup susah dan menyebalkan.

Pilihan pengganti mobil …

komparasi boeing 737-900ER vs 737-800NG

beuh! sangar gak tuh? jarang jarang ada blog yang bikin komparasi pesawat terbang, gue aja ampe ngeri ngebaca judulnya. takut orang boeing dateng kesini trus ngecek ngecek, trus naro komen :p lebay..

hehe, sante aja lah. ini kan cuman ngecap ngecap daripada blog gua dibilang ga aktip.

kebetulan beberapa waktu silam gue dapet kesempatan travelling naik pesawat mid-size baru itu. terus terang gue bangga loh sebagai orang indonesia, bangsa kita ini termasuk pembeli pertama kedua pesawat lansiran amerika itu. walopun duitnya dapet dari investasi asing tapi yah, kan demi perekonomian bangsa juga. ngga tanggung tanggung loh, ada maskapai yang capnya singa itu sekaligus beli 178 unit 737-900ER! bukan mercy loh, ini pesawat terbang! kalo dijejerin dari cengkareng bisa nyampe ke blok m kali yah. dan juga maskapai nasional kita taun ini beli sekaligus 50 biji 737-800NG. wow, impressive!

kesan pertama masuk 737-900ER adalah sleek, sophisticated, dan... adem! suer ac-nya adem banget rasanya kayak ma…