30 December 2009

catatan akhir tahun



pekerjaan gue banyak berkaitan erat dengan hal lelang melelang, bidding membidding, tunjuk menunjuk pihak ketiga. system di setiap organisasi pada intinya menekankan perlunya pelelangan agar mendapatkan hasil pekerjaan terbaik dengan biaya semurah murahnya. namun pada prakteknya ada saja organisasi yang malah mendapatkan hasil pekerjaan ter-asal dengan biaya semahal-mahalnya.

prosedur lelang memang dibuat sedemikian rupa agar fair bagi kedua belah pihak, atau setidaknya terlihat fair bagi yang melihatnya. namun kita perlu mengingat satu hal tentang lelang ini: prosedur pelelangan itu memakan waktu. ya! ribet dan bertele tele. sementara para audience menuntut aliran scene berjalan secara flawless. membuat kita semua menjadi gregetan. lalu kesalahan kesalahan diungkit ungkit, diundat undat. padahal sebenernya solusinya gampang loh, kalo misalnya buru buru.. ya tunjuk aja langsung, kasih brief, mulai kerja. beres toh?

menghitung nilai proyek adalah permasalahan berikutnya yang membuat cenut cenut baik buat client maupun vendor. salah itu sedikit aja bisa bahaya, principal bisa dirugikan karena konsep konsep yang sudah direncanakan tidak berjalan sebagaimana mestinya, buat vendor lebih berbahaya lagi.. bisa garuk garuk pala menghitung kerugian. adalah wajar kalau nilai proyek yang diestimasi tidak sama dengan actual harga yang dibayarkan. banyak variabel yang terlibat disini, jangka waktu, harga supplier yang berubah ubah, dan lain sebagainya.

ketika gue masih mengabdi sama sebuah bumn raksasa beberapa waktu silam, adalah hal biasa untuk me-mark up nilai proyek demi menutup kerugian karena jangka waktu pembayaran yang luar biasa panjang. dan sebuah hal biasa juga untuk 'menghemat' sekian persen dari nilai proyek untuk dialokasikan sebagai upeti pada pemberi proyek. hal yang terakhir ini masih sering terjadi, namun berapa prosentasenya engga ada yang tau. soalnya ini tergantung sama subjektifitas sih. buat mereka yang engga kecipratan akan bilang antara 10-20%, tapi mereka yang dapet transferan akan bilang cuman 2 persen aja.

hubungan antara client vendor terasa sangat dingin. cenderung seperti hubungan antara majikan dengan pembantu. ehm, ngkalo gue sih ga bole terlalu hangat sama pembantu ya, nanti dijelesin bini. eniwei, vendor vendor di tempat gue dulu kayak dianggep warga negara kelas dua gitu. yang bisa disuruh suruh. tapi ada juga vendor 'mainannya' pak general manager. kalo yang model beginian dia bisa petentang petenteng macam kantor itu punyanya sendiri. mungkin yang membedakan antara vendor kelas satu dengan vendor kelas dua itu dalam hal setorannya kali ya?

di tempat gue disini, engga akan ada hal hal yang kayak gitu. auditor sini lebih galak daripada anggota KPK. apapun yang diperoleh dari pihak ketiga harus dilaporkan, kalo tidak bisa berbahaya. pernah ada yang dipecat malem malem dengan cara cuman dikirimin sms pemecatan, besokannya ngga bisa melangkahkan kaki ke kantor, barang barang dikirimkan ke rumah. gara-gara masalah vendor ini. seram lah! saking seramnya kalo udah saatnya lebaran atau taun baruan gitu, kita rame rame melaporkan kiriman parcel ke direktorat audit diatas sana. biar selamet.

si vendor sendiri engga kalah terintimidasi. sebulan sekali dia harus diaudit, biar ngga didelete dari list approved vendor. untuk klasifikasi vendor khusus, setiap sekian bulan sekali harus diaudit langsung sama direktorat diatas sana dan hasilnya sangat menentukan apakah dia bertahan di approved vendor atau harus say goodbye sama kita. selama disini, udah ada 3 vendor yang diblacklist engga bisa lagi berhubungan dengan kita. ehm, 2 diantaranya under my project gitu...

well, integritas memang mahal harganya, dan organisasi ini bersedia untuk mengorbankan apapun yang dimiliki demi sebuah integritas kolektif yang dianut oleh seluruh karyawan. baik secara vertikal ataupun horizontal. baik ke para tetangga maupun ke bos atau anak buah.

tapi enaknya, hubungan antara client-vendor disini relatif setara. emang sih, responsibility beda beda, tapi karena kita sama sama mendapat ancaman regulasi sana sini, jadi kita sama sama menahan deg degan dalam menanggung dosa. mo gimana gimana pasti kita berbuat dosa lah, wong policy disini gak dibikin lurus gitu, kudu mentok sana mentok sini. hehe. lama lama kita jadi kayak sodara, cari cari cara gimana engga dimarahin. otak kudu kreatif disini. bukan untuk nyolong ya, tapi menghindari kejeblos got bareng bareng. hasil kerja kudu keliatan brilian, dengan meminimalisir kesalahan kesalahan yang terjadi. bahasa kerennya "akal-akalan montir".

persis kayak gue ama adek gue dulu memutar otak demi mendapat kesempatan bermain di lapangan bola tanpa dimarahin karena engga bikin pe er :)

dengan meningkatnya aktifitas KPK di negeri ini, gue percaya.. dalam 10 tahun lagi kondisi per-vendor-an di indonesia akan mendekati apa yang terjadi di kantor ini. maka, gue menyerukan kepada para vendor di tanah air: mulailah bersaudara dengan para client anda. hentikanlah suap menyuap, penggelapan, mark-up yang membabi buta, setoran yang gak karuan ke client anda. sebaliknya, mulailah kreatif agar anda tetap dapan mengambil untung besar, tanpa melanggar peraturan dan perundang undangan yang berlaku. ingat! nyawa klien anda terletak di tangan anda.

Wassalam



ps: gambar si dilbert diambil dari
sini :)

23 December 2009

copy paste (lagi) dari milis engga penting

sebuah email muncul di milis engga penting, setelah gue baca, gue analisa, dan gue pikir pikir... kayaknya gue harus masukin di artikel gue ini.
hal ini sangat penting bagi kita semua, agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan di saat saat penting seperti ini. oke? baiklah, coba dibaca:

Teman, jika kalian rata2 sedang berbagi kebahagiaan, maka
maafkan saya jika kali ini saya berbagi lelah. Gimana
nggak capek...malam ini saya sebetulnya selesai kerja jam
11 malam, tapi baru bisa pulang jam 3 malam. Apa sebab?

Begini ceritanya.
Sekitar jam 11 malam, ada tamu yang panik minta
dipanggilkan dokter. Jantung saya 'mak ceplos' rasanya
karena tamu yg satu ini sudah tua. Takutnya dia kena
serangan yg cukup fatal. Tapi waktu saya tanya ada apa,
dia gak mau cerita. Hanya dengan panik terus-terusan minta
dipanggilin dokter segera. Dokter akhirnya muncul juga jam
setengah satu malam, bawa peralatan lengkap.Malah sampe
susternya bawa2 tabung oksigen segala, mengingat usia tamu
yg udah renta. (kali2 aja susah napas).

TERNYATA.... tamu-nya gak papa sehat wal afiat, tapi
'temennya' yang kenapa-kenapa. Jadi... si Opa ini
ceritanya bawa cewek ke kamar. After they had sex,
ternyata kondom-nya ketinggalan di 'DALAM'. Tamunya
panik, dan bahkan jadi lebih panik lagi waktu dokternya
kesulitan mengeluarkan kondom dari dalam (rupanya
peralatan dokternya masih kurang lengkap, karena gak ada
alat khusus ngeluarin kondom). Maka jam satu malam, si
cewek dilarikan ke rumah sakit MMC, lengkap pake ambulans
Waktu saya nganterin si cewek, sebenernya saya pengen
ketawa..karena ceweknya jalannya gak bisa rapet..
Sebenarnya ini salah siapa dan siapa yang berbuat..yang
jelas tamunya melampiaskan kepanikannya dalam bentuk
marah2 dan memaki2 saya, termasuk memaki2 kualitas kondom
buatan Republik Indonesia. Saya cuma bisa manggut2.. ya
mau gimana, tamu adalah raja. Di rumah sakit, saya nunggu
dengan ngantuk dan bete sementara tamunya mundar-mandir
gak karuan. Mungkin beginilah kira-kira rasanya nungguin
orang melahirkan. Cuma bedanya kali ini kita menunggu
kelahiran kondom. Setelah berhasil dikeluarin, kita
kembali lagi ke hotel.

Nah,... ceritanya belum selesai sampai disini. Karena
sekembalinya kehotel, ada lagi keributan. Kali ini antara
si tamu dan si cewek. Jadi waktu diinformasikan bahwa
biaya dokter dan rumah sakit plus obat adalah sebesar Rp.
400 ribu sekian, tamunya nolak bayar dan nyuruh si cewek
yang bayar. Katanya harga dia sewa cewek itu sudah nett,
tidak termasuk biaya 'tak terduga'. Ceweknya jelas gak mau
bayar juga. Katanya gini, "Masa gue cuma dibayar 200 ribu
tapi malah suruh bayar 400 ribu? Gue nombok dong!!"

Dan kemudian si tamu dan si cewek ribut main
salah-salahan...Haduuuuuh...!!!
Teman-teman semua, dari cerita ini mari kita petik hikmah,
yaitu SADARLAH AKAN UKURAN.
Kalo memang ukuran S, jangan pake kondom ukuran L.
Sebaliknya, kalo ukurannya L, jangan pake kondom ukuran S
hanya supaya keliatan 'kekar'.

22 December 2009

di bulan desember 2009

ternyata mendalami isi resolusi dan mewujudkan tekad itu susah ya? gue pengen nulis blog ini lebih rajin lagi tapi apa yang terjadi? seminggu gak nulis nulis, haha.

well, gue pengen apdet apdet aja deh... banyak yang pengen banget gua apdet, mari kita review satu satu.. hehe

1. Bunga mau punya adik lagi. woohoo! senangnyah. sekarang job desk gue nambah satu lagi tiap malam, mijeti boyok bojo. hehe, kasian kan. hamil itu melelahkan lho. beneran deh. emm, gw sekarang lagi cari cari nama buat adiknya Bunga, kira kira siapa ya? usul gue sih dikasi nama Fulan, bagus ga? si Bunga dan si Fulan

2. istriku yang manis sekali memberi kado ulang taun berupa seperangkat blackberry 9700, uhuy! cenangnyah.. dibandingkan bold 9000 memang banyak keunggulan-keunggulan yang baru di seri ini, kameranya lebih bagus, 3.2mp dengan software baru yang mereduksi noise dan punya fasilitas auto fokus lebih keren. buat pengguna nokia dan SE jangan ketawa dulu ya, bebe emang teknologi kameranya rada 'ndeso' hihi. trus kembali ke onyx, improvement yang terasa berguna ada di penggunaan bebe OS 5.0 yang cihuy, rada bingung adjustmentnya sih secara gue udah kebiasaan pake OS 4.6 kan. tapi cepet koq, seminggu juga udah apal. yg pasti sih OS 5 makan grafis lebih banyak. nah, nikmatnya lagi bold 9700 ini diperkaya dengan flash memory 256mb. jadi bisa pasang software lebih banyak :)
downsidenya adalah, ukurannya yang mengecil! jadi segede curve. aduuuh ga enak deh. pindah dari bold 9000 ke onyx rasanya kayak biasa nyetir toyota crown trus kudu turun ke vios. LCD screen-nya lebih kecil, keypadnya lebih kecil, lebih keras dan lebih berisik dari bold lama. tapiiiiii trackpadnya cihuy banget, pastinya lebih awet daripada trekbol bold lama.

3. punya kartu GIC itu sangat menolong buat mereka mereka yang sering terbang bersama Garuda Indonesia. benefit yang paling kerasa adalah mileage kita didouble setiap kali terbang, dan dapet mileage dari setiap transaksi. nyam nyam! sebulan yang lalu gw menukar mileage dengan upgrade ke bisnis, dan bulan ini mileage gue udah kembali seperti semula :) plus.. ada layanan standard juga kayak executive lounge (yang gue bingung kenapa sampe sekarang ngga ada kursi pijetnya) dan priority bagage handling. one thing yang gue bisa noted disini, makin kesini garuda berusaha memberikan privilege lebih ke penumpang kelas bisnis, daripada penumpang cobrand. kalo dulu penumpang cobrand bisa masuk executive lounge GA, sekarang ngga bole, khusus penumpang bisnis, katanya. kalo dulu ada priority handling (sekarang masih ada) tapi sekarang ada counter bagasi khusus -lagi lagi hanya untuk penumpang bisnis- yang datengnya barengan sama penumpang, literally pas kita nyampe counter itu barangnya pas juga nyampe situ. canggih ya? gue pikir kayaknya itu bagasi diangkut pake pesawat sebelumnya deh! ehm.

4. kemarin gue ada kerjaan di jogja selama empat hari. sungguh sayang sekali gagal berjumpa sama stey, oelpha dan eve disana. mungkin lain kali ya nek.. hehe. berkat kesaktian GIC card gw dapet free upgrade kamar di hyatt regency. jadi dapet kamar yang ada balkonnya menghadap ke gunung merapi. ternyata gunung merapi itu memang pemandangan yang indah, persis kayak gambar anak anak TK itu. hihi. malem pertama gue makan di daerah seturan, jadi disana itu ada warung-warung yang terletak ditengah sawah, dan didandani cantik dengan lampu lampu lima watt dan beberapa pasang obor. lucu deh. persis kayak restoran di daerah ubud. yg deket bebek bengil itu loh. kewl!
malam kedua gue makan dua porsi iga bakar di jalan gejayan, tadinya gue mau nanya stey enaknya makan dimana malam itu eh ga dibales bales, jadi gue makan iga bakar aja. trus begitu kelar makan stey ngebales, "iga bakar aja di jl gejayan". okeh, feeling kita ternyata sama ya stey :) nah malem ketiga tadinya gw diajak untuk makan di restoran yang jualan segala macem makanan dari jejamuran. tapi karena kemaleman dan tempatnya ternyata jauh, jadi gw makan di hotel ajah. setelah itu, team gue pun terbelah dua, yang cewe cewe pergi ke the house of raminten, dan yang cowo cowo pergi ke boshe. then you know lah apa yang terjadi kalo cowo cowo dateng malam malam ke kelab malem.

5. I am officially obese. jadi ceritanya gini, awal bulan kemaren gw menjalani medical check up yang diwajibkan oleh perusahaan. ada jadwal cek prostat juga loh, tapi gue menolak secara halus, and dont ask why! hehe. it is really humiliating the way human kind ngecek prostat ya, bahkan di zaman serba canggih seperti ini belum ada teknologi yang lebih manusiawi untuk ngecek prostat. huh. eniwei, hasil med check udah keluar hari ini. dan hasilnya body mass index gue mencapai 30.48 kg/m2, sedangkan menurut standard WHO, BMI dengan nilai > 30 kg/m2 telah diklasifikasikan sebagai obese. jadi... mulai hari ini gue secara resmi telah ditetapkan sebagai pengidap obesitas. (doh)!

udah ah, bete gue dibilang obese :(

15 December 2009

buka semangat baru

ya ya ya... gue tau gw udah lama gak nulis disini. beuh, dari oktober yak? brarti udah dua bulan lebih gue gak nulis. hehehe. sempet kepikiran sih buat nutup aja blog gak nggenah ini, dan menggantinya dengan blog yang lebih nggenah. tapi masalahnya gue bukan tipe tipe orang yang rajin mengukir website. jadi pastinya lebih acakadut dari yang ini. jadi ya.. serahkan saja semuanya kepada blogspot lah. habis perkara.

gue terbius sama microblogging. yes. plurk dan twitter adalah virus kotor yang mempecundangi semangat para blogger sekalian untuk memperkarya diri. mengejawantahkan 'keindahan' pikiran dalam tulisan tulisan yang menghibur pembacanya. dan mempersempit dunia ini sebatas 140 karakter. tapi ya mau gimana lagi, wong enak je. singkat cepat padat, bles bles bles langsung jadi. banyak yang komen. ya kan? *gambar alis tuing tuing*

jadi ceritanya gue terinspirasi sama
mbak chika dan non tikabanget yang mengajak kita membuka semangat baru. semangat ngeblog! horeee. sepertinya ini waktu yang tepat untuk membuat resolusi diri menjadi blogger yang radjin di tahun depan. ya. buat apa lagi kalo bukan buat para pembaca yang budiman :)

maka, di hari ulang tahun ini nanti saya akan berdoa sebelum meniup lilin nanti, "semoga tahun depan saya akan tambah bersemangat untuk merawat blog ini". amin!



ini gue kasi lagunya, semoga dengan menonton video clip ini terpacu semangat kita untuk ngeblog lagi, mari...
ps #1: o iya lupa hashtagnya #bukasemangatbaru, hehehe
ps #2: tulisan ini bukan paid article, melainkan underpaid article... haha

08 October 2009

just-a-thought

lembaran ini...

haruskah
aku teruskan
demi
masa
lalu?

atau
kututup
saja
demi
masa depan

?

05 October 2009

maap lahir batin

engga terasa udah ketemu lebaran lagi yaw? hihihi. blog gue sangat tidak produktip yak? kayaknya baru beberapa posting tau tau udah lebaran lagi. inget gak posting gue yang ini? hahaha... dan dari 5 wishlist itu, baru terealisasi beli blekberi doang, yang laennya angus! hoho.

maap lahir batin yeee, bapak bapak ibu ibu, eneng eneng encang tante, oom, embah, pakdhe sekaliyan. gue tau sih gue banyak salah. tapi males menta maapnye! jadi dikumpulin aja setaun trus abis lebaran gini gue mintain ke elu elu pada. praktis kan ya? hoho, maapkan saya.. maapkan saya...

eniwei, liburan gue kemaren sungguh menyenangkan!

gue baru mudik di lebaran hari ketiga :) jadi gue masih merayakan jakarta yang lengang dan damai. woohoo. jadi terjawab sudah siapa yang membuat macet jakarta selama ini. hehe. becanda. truuus, iya gue jalan jalan ke malang. pengen nyoba naik pesawat langsung kesana. harga tiketnya lebih mahal cepek ceng sih, tapi kaga lewat lumpur lapindo. dulu masih ada mandala dari jkt ke malang, tapi sekarang udah ngga ada lagi. gantinya jadi ada batavia, sriwijaya dan garuda yang kesana.

sampe di malang gue sekeluarga cekikikan ngeliat bandaranya. begitu landing, pesawat kudu muter muter dulu bok, dari ujung runway ke apron. ha? ke apron? iya gak ada ramp atau tarmac, langsung ke apron. tempat parkir. jadi pesawat abis mendarat, trus ke rumah yang disebut terminal trus muter balik lagi ngadep ke runway. trus penumpang turun. ntar kalo mo berangkat tinggal naikin penumpang, nutup pintu, gas pol deh. praktis sih sebenernya.

bangunan yang dibilang terminal itu literally rumah. ada ruang tamunya, ada dapurnya. ruang tamu itu khusus buat vip access, nah kita masuk lewat pintu samping trus keluar liwat pintu belakang. lewat hall yang kalo dirumah gue jadi ruang makan. nah instead of meja makan yang ditaro di hall itu, ini diganti jadi xray scanner. hihi amazing deh. dan untuk lewat ruang makan ini, lo cukup membayar airport tax sebesar sepuluh ribu rupiah saja. itu juga baru naik, soalnya selama ini airport tax disini harganya Rp 6.000,- huahahhaha...

trus jangan harap kebagian porter deh kalo lo telat keluar dari pesawat. porternya cuman 12! bayangin! lha penumpangnya aja ada 140, porternya cuman 12. terminal pasar minggu aja punya porter lebih banyak dari ini ngkali. hohoho. taxi juga bisa jadi masalah kalo disini. engga gitu banyak. mungkin kalo lo naik garuda bisa lebih banyak taxi yang mangkal di bandara. otherwise, lo harus rebutan ama yang lain. tapi jangan kuatir, biasanya mayoritas penumpang udah dijemput sama sanak keluarganya disini. emangnye di jakarte, udah langka nyang ngejemput sanak keluarga di cengkareng. jaman gue dulu masih esde, it is really fascinating loh ngejemput oom/tante ke bandara kemayoran.

eniwei baswei, cukup sudah nyela nyela kampung halaman. di Malang ada satu rumah makan yang gue baru datengin liburan kemarin. namanya Inggil. letaknya di jalan gajah mada. nice. lo bisa banyak liat liat barang barang lucu lucu, contohnya: tape recorder jaman belanda yang merknya 'philips'. makanannya enak-enak, makin malem makin enak, terutama kalo lo dari pagi ngga makan. misalnya karena sulit nyari makanan di cengkareng trus tau tau lo udah sampe Malang. sop buntutnya wokey, 'terancam'nya juga gurih mritil-mritil. trus lagi, ada sebuah minuman namanya 'kebonagung' yang membuat gue ketagihan. rasanya seperti campuran antara kacang ijo dengan jus bayem. ingredientsnya antara lain: jahe, daun sereh dan gula jawa. antik ya?

bis dari Malang gue ke kampung halaman yang lain. yaitu surabaya. dan menggendutkan diri. bermula dari kepengen semanggi, cari sana cari sini tukang semangginya lagi pada mudik. akhirnya berlabuh di 'cafesera' di jalan polisi istimewa. ketemu sama semanggi! yahoo! trus nambah bubur madura, rujak cingur, tahu campur, dan bakmi goreng nikmat rasa. perfecto. btw, mereka baru buka outlet kedua loh, di jalan pandegiling. tempatnya lebih fresh. makanannya sama dahsyatnya. malemnya gue bela belain makan sego-bebek yg di jalan darmahusada, yang warna item-tem. wenak tenan.

trus besoknya gue selayaknya orang norak yang baru ke surabaya donk. bela belain jalan lewat jembatan suramadu. mampir ke kampung halaman gue yang satu lagi. hoho. travel warning:
- disini kaga ada apa apa lagi kecuali jembatan dan hanya jembatan.
- lo ke madura, muter, pulang
- mencari McD adalah perbuatan sia-sia, engga ada fastfood disepanjang pulau ini.

liputan badog membadog masih membabi buta hari ini dengan soto tapaksiring dipagi hari, rujak cingur (lagi) di delta plaza, dan nyempetin nyambel ke 'bu rudy' sebelom pulang.

woh, I am full!

pulang ke jakarta gue istirahat sebentar terus besoknya melanjutkan nyekar ke bandung. dan terbalaslah sudah rasa kangen gua sama eyang putri.
di bandung, biasa aja ngga ada apa apa yg spesial. dan emang udah ngga ada yang spesial lagi di bandung ya? apa cuman perasaan gue ajah? hoho

balik lagi ke jakarta, gue ngajak Bunga nonton hamster. maksutnya G-Force, pelem baru dari disney. cukup menghibur koq, apalagi diawal scene. abis itu biasa aja, soalnya ditengah filem Bunga tertidur pulas. hehe, kayak siapa tuh :)

besoknya, hari terakhir liburan, keluarga besar gue bikin halal bi halal di 'kembang goela'. ketemu lagi ama sepupu sepupu yang bohay bohay. gue kan ketemunya setaun sekali, taun ini jadi makin seksi aja mereka inih. ah. seperti biasa acara halal bi halal selalu diisi dengan speech, testimonial dari beberapa orang tentang keluarga ini, dan ditutup dengan dansa dansi. Gue sendiri? taun ini gue bersyukur Bunga udah bisa diajak dansa. hihi, berjuta rasanya.

so, hows your holiday?

11 September 2009

komparasi boeing 737-900ER vs 737-800NG

beuh! sangar gak tuh? jarang jarang ada blog yang bikin komparasi pesawat terbang, gue aja ampe ngeri ngebaca judulnya. takut orang boeing dateng kesini trus ngecek ngecek, trus naro komen :p lebay..

hehe, sante aja lah. ini kan cuman ngecap ngecap daripada blog gua dibilang ga aktip.

kebetulan beberapa waktu silam gue dapet kesempatan travelling naik pesawat mid-size baru itu. terus terang gue bangga loh sebagai orang indonesia, bangsa kita ini termasuk pembeli pertama kedua pesawat lansiran amerika itu. walopun duitnya dapet dari investasi asing tapi yah, kan demi perekonomian bangsa juga. ngga tanggung tanggung loh, ada maskapai yang capnya singa itu sekaligus beli 178 unit 737-900ER! bukan mercy loh, ini pesawat terbang! kalo dijejerin dari cengkareng bisa nyampe ke blok m kali yah. dan juga maskapai nasional kita taun ini beli sekaligus 50 biji 737-800NG. wow, impressive!

kesan pertama masuk 737-900ER adalah sleek, sophisticated, dan... adem! suer ac-nya adem banget rasanya kayak masuk kulkas. very gigantic kulkas. kalo dari depan ngeliat kebelakang kayak gigantic kulkas yang isinya kursi semua. kenapa kursinya banyak karena rada dijejelin sehingga ukuran pitchnya rada sempit. tapi kursinya keren coy, pake lapisan kulit. kalo pantatnya digesek gesek ke kursinya rasanya gimanaaa gitu. kayak mesra mesraan sama sapi.
begitu pesawatnya jalan, rasanya satu: redam. soft. approaching ke runway rasanya begitu seamless. gak gredeg gredeg kayak 737-200 lawas yang berasa naik angkot. trus begitu sampe runway dan throttle digas pol, engine thrust terasa rich betul. full gitu. tapi ngga berisik, emm.. kebetulan sih pas lagi duduk depan. ga tau deh yang duduk dibelakang. pengeng kali ya?

pak pilotnya pake acara pamer lagi, flight waktu itu dihajar di ketinggian 38,000 feet. cukup tinggi buat ukuran short flight. saking tingginya kalo liat ke langit warnanya udah rada gelap, padahal ini siang hari bolong. kalo liat ke bawah baru liat langit biru terang. memperlihatkan 'akuarium raksasa' tempat kita bernapas selama ini. tapi walaupun terbang setinggi itu tapi suara mesin masih terasa ringan di telinga.

terus, ketika pulangnya naik 737-800NG milik maskapai flag carrier indonesia, kebetulan dapet yang flight international. beda sama flight domestik, flight ini kursinya warna coklat. bahannya kain, engga kulit kayak yang tadi. walaupun aneh ya coklat karena udah kebiasaan warna biru, tapi warna ini lebih soft di mata. kelebihannya kursi coklat ini ada touch screen LCD di tiap kursinya. walaupun setelah gue pencet-pencet dia malah hang sampai sepanjang perjalanan, tapi oke lah. ada on board movie, ada games, ada flight status. keren. ukuran pitchnya juga lebih lega daripada cap singa. trus yang paling gue suka adalah; bantalan kepalanya bisa disetel menjepit kepala dari kanan dan kiri. hehe, bisa bikin tidur lebih nikmat kepala enggak tekluk tekluk kayak anggota dewan lagi rapat.

selain duduknya lebih nyaman, engine thrust 800NG terasa lebih halus daripada 900ER. sedikit lebih bising sih, namun jauh lebih redam daripada 737 yang lama. ac-nya ga terlalu dingin, pas lah di kuping.

di kesempatan yang lain, naik 737-800NG yang lamaan. kursi biru. kalo yang ini parah bok, kebanyakan kursinya ga bisa adjustable. menyiksa sekali. kalo kebagian yang ini, cobalah minta duduk di emergency row. kuping rada pengeng sedikit tapi bisa selonjoran.

gue ngerasa, kelebihan 737-800NG dibanding 737-900ER baik yang kursi coklat maupun kursi biru, adalah ketika flap wing mulai diturunkan saat pesawat turun mendekati landasan. 800NG terasa lebih stabil. 900ER slightly goyang-goyang. pengalaman dari beberapa flight semua terasa begitu. apa mungkin pilotnya maskapai nasional jam terbangnya lebih tinggi kali ya.

tapi biar begimana, secara pribadi gue masih lebih suka sama 737-400 lama. kenapa? dibanding kedua 'adik baru'nya 737-400 punya jok yang lebih tebal. duduknya lebih empuk dan lebih hangat. kalo senderannya dijeglegin rasanya lebih pewe. huhui! dasar orang jaduls, hahaha

udah ah! ngantuks :)
ada lagi yang mau sharing pengalaman naik boeing 737?

12 August 2009

antara bubba dengan asuransi jiwa

alkisah seorang bubba sedang mencari polis asuransi jiwa yang sesuai dengan dirinya. hehe, bukannya gaya gayaan.. gue merasa perlu punya perlindungan yang memadai buat diri gue. soalnya gue tu kan sering bepergian kesana sini ya, kan kalo ada apa apa -misalnya pesawatnya jatoh, atau kapalnya tenggelem, atau ditikam sama mucikari yang ngerasa duitnya kurang- kan nanti anak bini gue ntar makan apa? berangkat dari sinilah gue ngerasa perlu punya asuransi jiwa.

secara gitu ya, mobil gue tu udah diasuransi kumplit. the whole risk lah. tapi nyawa gue ternyata belom diasuransiin. jadi kalo tabrakan ancur parah gitu, mobil gue diganti tapi gue-nya enggak. nah kan? sepertinya ada yang salah...

padahal ya, setelah gue browse sana sini, kalo diitung itung asuransiin jiwa gue tu berkisar antara Rp 4,000an per hari. lebih murah dari makan siang gue toh? tapi emang selama ini gue membuat prioritas asuransi di nomor tuju dalam daptar finansial gue. jauh dibawah prioritas mijet dan mabu-mabu'an.

okeh, jadi setelah browsing sana browsing sini gue dapet salah satu produk asuransi yang paling pas buat gue. preminya ga terlalu mahal, dan bisa pure cuman asuransi jiwa buat gue doang. tanpa embel embel unit link atau apa lah itu. at least, kalo gue mati nanti anak bini gue bisa dapet warisan tanpa gue perlu kerja keras buat belinya. ya toh? eng, selain preminya ga mahal, agen asuransinya-pun asik banget. dalam rangka prospek gue dan bini, gue ditraktir makan-makan di secret recipe. langsung gue jatuh cinta sama si agen produk yang ditawarin.

trus besoknya gue disuruh medical check donk. di salah satu klinik di bilangan kuningan. err, buat para sesepuh daerah kuningan mohon maaf ya bukan berarti gue sombong engga mau mampir ngopi, tapi waktu itu schedulenya padet banget. hihihi, maap. lain kali kalo gue check up gue mampir-mampir deh. emm, sampe mana tadi, o ya! medical check up. gue kebagian dokter cewe yang maniiiiis sekali. cuman sayangnya very very talkative banget, masa ngomongin temennya yang selingkuh melulu. pisah harta. ribut2 di pengadilan. hotel jam jaman, dst. cape deh. kayaknya mbak dokter ini terlalu lama diruang sempit deh. jadi wawasannya nyempit. engga semua lelaki jakarta doyan selingkuh kan dok? banyak juga yang lebih seneng ke prostitusi koq. *halah*

eh eh, nanya deh. biasanya kalo lo check up gitu disuruh buka baju ga sih? koq gue disuruh telenji ya? biasanya kalo check up dari kantor itu kaga bugil. tapi karena dokter yang nyuruh ya gue asik-asik aja. toh panu gue juga udah sembuh koq. trus kan disuruh tiduran gitu di tempat periksa ya, gue langsung tengkurep aja, eeh dokternya bilang: "telentang pak!". heheh, kebiasaan di panti pijet sih.

abis bugil bugilan, gue balik lagi diinterview dokternya. trus gue ditanyain, pernah mengkonsumsi obat-obatan terlarang? weleh.. daripada ntar claim gue gak keluar karena boong, gue jawab aja jujur: pernah dok! dulu, dari taun '96 sampe taun 2002. lha wong gue bandarnya.
"Ngerokok?"
"iya dok"
"Berapa batang sehari"
"bisa sebungkus sehari Dok"

dokternya catet catet. trus bole pulang.

besokannya si agen asuransi nyari-nyari gue kaya kebakaran jenggot. "Maaas, ngomong apaan sih ama dokternya?", Ha?, "Ini boss gue ngirim formulir penyalah gunaan obat terlarang, gue fax ya. diisi trus difax balik. haduh Mas, yang engga engga aja sih", lho, emang kenapa? hehe prosesnya itu loh yang ngerepotin doi.

let me see the form ya. gampang nih, tinggal contreng contreng aja.

Heroin, opium, pethidine, codeine? hmm, contreng
Kokain? silang.
Halusinogen, MDMA, Pheniclidine? aih, contreng.
Amphetamine, bensedrine, bexedrine? wohoo! yes please, contreng.
Obat tidur? tulis xanax, contreng.
Cannabis, marijuana, hasish? yuck, gak suka. silang.
Heminevrin, atau obat penenang lainnya? emang gue ayanan... silang.
Obat bius? errr, arcoxia 60mg. contreng.
Thinner, lem, dll? walah! emang gue cowok apaan?? silang.

Gue tanda tangan, trus fax balik.

"Maaaaas, aduh kalo gini caranya prosesnya susah ini!", weleh.. trus gimana?
"Ini Mas ngerokok lagi, aduh mas, saya kirimin quotation premi yang baru ya? lebih mahal nih", ya udah kirim lah.

Ternyata di Jakarta ini kalo mau jujur itu susah dan mahal ya?

28 July 2009

hari ini setahun yang lalu

hohoho, tidak.. gue engga bikin cerita tentang berpulangnya papi taun lalu. belum.

gue mau cerita, hari ini tepat setahun yang lalu, gue inget kalo gue waktu itu berdoa pada Tuhan. doa yang sungguh sungguh -melibatkan linangan air mata dan dengan berbagai hiasan bahasa didalamnya- waktu itu gue minta sama Tuhan berbagai macam hal. saat ini, ada yang udah dikabulkan, ada yang belum. mungkin Tuhan punya rencana yang lebih baik daripada apa yang ada di otak gue.

salah satu permintaan gue yang diapprove, adalah gue minta dijauhkan dari teman teman yang jahat sama gue. atau setidaknya yang punya pikiran jahat tentang gue. perlahan tapi pasti, hari demi hari, bulan demi bulan, satu persatu gue ditinggalin temen-temen gue dan mendapat teman teman baru.

ini artinya, kamu.. ya KAMU! adalah teman-teman terbaik gue :)

hugz donk! MUACH! hihihi...

24 July 2009

Indonesia Bersatu

Lagi-lagi gue suka mikirin pertanyaan engga penting yang tau tau nongol di alam pikiran gue. Waktu kapan itu ngemplurk, ada pertanyaan kenapa kalo rupiah itu angka enolnya banyak banget. Bayar angkot dua ribu, bayar tebotol dua ribu. Kencing aja bayar seribu.

Di kemang ada restoran yang makanannya berharga satu juta rupiah per set untuk satu orang, kebayang dong kalo ada bule yang baru dateng ke kepulauan ini makan disitu, dia akan cerita sama temen temennya disana, I ate one million rups meal for dinner! Woohoo.. Apa gak keliyengan tu ngebayangin angka nol-nya :)

Pertanyaan timbul: kenapa gak kompakan aja sih, kita rame rame ngilangin tiga nol dibelakan duit kita masing masing? Ya gak? Kayak gerakan nasional semacam #indonesiaunite gitu. Toh buat kebaikan kita juga kan? Pemerintah dan rakyat saling bahu membahu menghilangkan skala keribetan nasional berupa angka nol. Agar bangsa kita menjadi layak disandingkan dengan bangsa bangsa lain yang currency-nya ngga ribet. Sounds good eh?

Tapi ternyata ada udang dibalik semua keribetan ini. Ternyata dipedalaman sana masih ada loh warga negara indonesia yang dalam perekonomiannya masih menggunakan uang pecahan dibawah seribu rupiah. Jadi kita ngga bisa begitu aja seenak jidat menghilangkan angka nol dalam rupiah, nanti mereka mereka yang masih belanja pake duit cepek’an bisa marah marah. dan presiden manapun dimuka bumi ini ngga suka kalo (sebagian) rakyatnya marah marah.

Jadi ya, moral of the story-nya adalah: buat elo yang udah kelamaan tinggal di Jakarta mendingan jangan terlalu mudah untuk menghakimi kecarut-marutan administrasi negri ini, oleh pemerintahan era manapun. Karena sebenarnya Indonesia ini amat sangat kompleks. Apapun yang dipikirkan dan dilakukan oleh Jakarta pasti banyak yang dirugikan di daerah sana. Dan sebaliknya, apabila daerah complain tentang keputusan yang diambil oleh orang Jakarta, percayalah.. Kita melakukannya demi harkat dan martabat bangsa.

Indonesia… bersatulah!

14 July 2009

something for myself

This is it, I never thought that I finally would write this kind of posting before. But, I have something in my mind that need to be written. It doesn’t matter whether I like it or not, I have my own reason.

So here is the problem: I’m losing my english. I have to admit this. For some of you perhaps it is not a big deal, but for me it is personally a critical matter. You see, having capability in reading, speaking, writing and listening english language is not something that could happen any second. It needs decades of development especially for me. I’m not good in communications, it is hard for me to learn codes, structures, names, nor terms of any kind of language other than what I use in daily conversation. Yet I wanted to be able to speak it, write it, and understand what it is saying.

Not so long ago, I was just speaks person who speaks like a donkey blabbering inconsequently without hoping the opponent understands what am I trying to tell. Don’t get me wrong, I did understand english at that time, I learned a lot from movie text and television, but I just couldn’t express myself correctly with the damn language. Then I invested some of my resources to dig it deep, learn it more, and acquire such ability. Not to be as fluent as our belated michael jackson, but at least I understand.

I started this blog many many moons ago, with a full confident that I don’t need to write posting in english. Why? It could sounds silly but I am more comfortable to write in Bahasa. I paid no regard to the idea that poor english is a residue of such confidence. Sometime I use english in mixtural context with bahasa, due to the fact that english may describe object more delicately. What I don’t know is this behavior consumed my capacity word by word, meaning by meaning.

I put some excuses that I still use english in my works. Composing email, compiling reports, or presenting my concepts. But later I’m getting more confident in doing all of it in bahasa first, before I translate it all in english. Something that I would not recommend to all of you, it is called ‘cheating’ in some extent. A long the way, however, I loose my grip and start to put in some interesting language in my corridor. Sunda and Suroboyoan for instance. And I’m getting more and more comfortable in this condition.

Suddenly, my fellow cubical dweller in front of me asked whether I know the english word for something silly in bahasa. And I couldnt answer. I looked for the word, what I got is just an empty attic inside the back of my head. Where are they? Where are the bloody words I stored in there? It was use to be a shiny colorful space, neat and tidy. Now it is just hollow dark place full of filthy spiderweb here and there. The harder I tried, the darker that side becomes.

And I come to this moment. Writing. Try to prove myself that I am still be able to use what ever left in my mind. I am not complaining, I try to be responsible towards what ever consequences it brought. Moaning for what ever has faded. Grieving for what ever has gone.
Gone to soon

09 July 2009

sexual harrasment

tergelitik oleh rumpi rumpian pantry, gue jadi mikir betapa saat sekarang ini sering banget orang melempar issue tentang pelecehan seksual. dan seiring dengan perkembangan treatment hak asasi manusia, pelecehan dalam bentuk apapun bisa diganjar dengan hukuman setimpal. hm, bingung nih gue... hukuman yang setimpal dengan pelecehan? ngukurnya begimana?

di lingkungan pekerjaan yang mayoritas pria, adalah hal yang sangat wajar apabila para cowo cowo ini mempergunjingkan seks sebagai bahan obrolan pelepas stress. sexual joke adalah kebutuhan sehari hari dan dapat melepas tensi. sex joke bisa jadi sensitif apabila di lingkungan pekerjaan jumlah cowo ama cewenya mirip mirip, kalo ga bisa dibilang sebanding. boss yang melempar sex joke ke subordinat bisa lantas didakwa dengan tuntutan sexual harrasment. mungkin apabila ada boss yang ramah dengan rajin menjamah anak buahnya, bisa kena dakwaan lebih tinggi lagi.

dakwaan 'pelecehan seksual' menjadi monster yang menakutkan buat lelaki modern saat ini. sex joke di kalangan karyawan menjadi hal yang tabu, karena suatu saat bisa jadi bumerang yang menyakitkan. memegang lengan atau pinggang rekan kerja bisa bikin karir berantakan loh.

sebenarnya yang lebih dirugikan itu si pelaku atau si korban pelecehan sih?

seorang presiden amerika pernah terkena kasus pelecehan seksual yang menyebabkan beliau dipecat dari jabatannya. wait, apakah presidennya yang bejat? atau staffnya yang mengundang kebejatan? it takes two to tango, you know. seorang pebisnis showroom mobil kedapatan memperkosa (calon) karyawannya dua kali dan dipenjara. ehm, dua kali dilecehkan?? kalau sekali sih mungkin iya ya, kalo dua kali? dan dilakukan di hotel jam jaman pulak.. halooo, mbak (calon) karyawan harusnya bisa say no in the first place bukan?

padahal seks bukanlah hal yang menyeramkan loh. sex is something fun, energetic, penambah semangat kerja.

ribuan tahun yang lalu, lagi masa masa kerajaan di eropa, tubuh manusia dihormati sebagai karya cipta Tuhan yang sangat indah. keindahan yang dipuja puji sampai artist artist jaman itu membuat lukisan-lukisan dan patung-patung yang mempertontonkan aurat manusia, baik laki atau perempuan. 'karya seni' itu dipajang di ruang publik, untuk dinikmati bersama sama. bangsawan ataupun rakyat jelata. you can actually enjoy sex in public domain. liat liat penis dan payudara yang indah.

engga cuma di eropa saja, nusantara sebagai perwakilan bangsa timur, punya artefak 'karya seni' serba telanjang dan ndusel mendusel terhampar di relief candi candi seluruh indonesia. di india malah seks dikitabkan dan sampai saat ini masih dibaca sama orang. adakah si pemahat dan si penulis buku dipenjarakan? tidak.

sesungguhnya ada koridor-koridor yang jelas untuk melindungi seksualisme dari ekses-ekses negatifnya. ada aturan aturan yang melarang mengekspose seks kepada anak dibawah umur dan mengeksploitasi seks anak-anak dibawah umur. ini harga mati. ada juga ancaman khusus bagi praktek aborsi, ini juga harga mati. malah, seharusnya ada larangan untuk mempengaruhi seorang virgin untuk bercinta. virginity adalah pilihan, baik lelaki ataupun perempuan, seperti seseorang yang tidak ingin merokok kan engga bole dipengaruhi untuk menjadi perokok.

nah, karena aturannya jelas, marilah kita bermain di koridor public domain secara bebas, kreatif, dan bertanggung jawab. seks, bukanlah hal yang tabu. cobalah untuk mengkomunikasikan seks lebih bebas dan lebih kreatif. niscaya kedengarannya akan lebih manis daripada sex joke yang risih dan filthy.

jadi, apabila anda wanita jangan segan segan bilang sama lawan bicara anda, "please dont take it wrong, gue cuma mau bilang kalo elo punya penis idaman banyak wanita". atau bila anda lelaki, jangan sungkan bilang sama teman wanita anda,"maaf jangan salah sangka, saya tidak dapat mengalihkan mata saya dari payudara anda karena bentuknya yang sangat-sangat menarik". apabila dikomunikasikan secara tepat, lawan bicara anda tidak akan tersinggung, malahan akan sangat tersanjung. percayalah.

30 June 2009

Honda makin mahal?

Jadi ceritanya gue terlibat dalam diskusi antar om om di taman kantor pas lagi ngerokok. celoteh sana celoteh sini akhirnya topik berlanjut seputar kendaraan pribadi. waktu gue cerita kalo baru punya Honda, mereka rata-rata merespons dengan cibiran sinis, bahwa Honda sekarang udah kehilangan akal sehat dalam menjual mobilnya. Dulu mereka menyukai Honda karena memberikan value for money lebih baik daripada Toyota atau Suzuki. dengan membayar sedikit lebih mahal, mendapatkan benefit yang lebih banyak daripada yang lain.

Saat ini, Honda sudah tidak lagi menjual mobil dibawah Rp200jt. padahal duit segitu beberapa tahun yang lalu udah bisa dapet apartment loH!

Honda City, kelas middle marketnya Honda, yang tadinya 180-190jutaan, sekarang dijual Rp. 280jt. apa engga GILA tuh?

Seorang teman salesman Honda berkilah, kan sekarang harga Yen lagi tinggi, belum lagi krismon lagi melanda dunia. jadi emang harga mobil lagi tinggi. wah, tambah penasaran dong gue. Riset dikit lah bareng Mbah Gugel. dan hasilnya adalah:

**ini pendapat pribadi gue jangan digeneralisir yaa**

Kelas City Car
All New Jazz RS Otomatis Rp. 221.500.000
Yaris S A/T limited = Rp 207.450.000,-

All New Jazz Otomatis Rp. 206.000.000
Swift GT2 AT Rp.192.500.000,-
Yaris E A/T = Rp 191.150.000,-

si salesman Honda benar! jaman sekarang tu ya, kelas entry-sedan kayak gini aja udah 200jt.. ck ck ck.. lama lama nanti beli Jazz harganya semilyar kali yaa
kelas ini terbagi dua, buat yang punya duit lebih dari 200jt sama yang duitnya ngepas 200jt.. hehe, gue pribadi milih bayar 14jt lebih mahal buat honda. kenapa? powernya bok.. ruarr biasa. :)

Kelas Small Sedan
New City E Otomatis Rp. 281.000.000
New City S Otomatis Rp. 273.000.000
Latio Special Edition Automatic Rp.247.500.000,
All New Vios G A/T = Rp 230.200.000,-
Suzuki SX 4 Sedan AT Rp.222.000.000,-

sekarang kalo punya duit lebih dari 300jt baru bisa dapet mobil small sedan. makin gak kebeli aja deh.

Worthed beli Honda gak Bub? buat gue pribadi, rentang harganya terlalu jauh, jadi sayang juga kalo beli honda. mendingan beli yang lain deh... MAHAL BANGET!
bedanya ama Baleno aja udah 50an juta sendiri, bisa buat buka bengkel motor! huhuhuuu...


Kelas Medium Sedan
Civic 1.8 L Otomatis Rp. 347.000.000
All New Corolla Altis 1800 G A/T Rp 343.700.000,-

Civic 2.0 L Otomatis Rp. 398.000.000
Lancer Evolution EX 2.0 GT A/T Rp. 385.000.000
All New Corolla Altis 2.0 V A/T Rp 372.500.000,-

Ahaik, ini kayaknya dulunya kelas orang2 ber-biem atau ber c-class ria ya? sekarang cuman dapet mobil jepang, middle class lagih :) tapi menurut gue yah, jajaran mobil ini gak malu maluin koq kalo dijejerin sama mobil eropa. ada yang lebih keren malah.

Pilihan loe Bub? kalo di kelas 1800cc gue masih milih honda, soalnya disainnya lebih keren. dashboardnya double decker gitu, kayak pesawat tempur!
Kalo di kelas 2000cc? wah, gue dah lari deh dari honda. MAHAAAAL!!! mending milih yang lain deh, dapet dual vvti atau dapet transmisi CVT :p


Kelas Large Sedan
Accord 3,5L V6 Otomatis Rp. 705.000.000
Camry 3500 Q A/T Lux = Rp 630.500.000,-

Camry 2400 V A/T Lux = Rp 481.400.000,-
Accord 2,4L VTi-L Otomatis Rp. 477.000.000
Camry 2400 G A/T Lux = Rp 453.900.000,-
Accord 2,4L VTi SE Otomatis Rp. 449.000.000
Accord 2,4L VTi Otomatis Rp. 438.000.000
TEANA Automatic 2300 cc Rp.433.000.000,00

YAK! kata siapa honda mahal? hah? hah? hahaha... di kelas ini merek lain emang belagu, mentang mentang market leader ngeset harga seenak udel! :)

trus gue pilih yang mana ya? ehm, kelas kayak gini dah pasti disupirin kan? gue sih mending ambil yang paling murah, walaupun murmer jok belakangnya Teana itu nikmat betuuuul! pewe abeeez.

Kelas SUV
CR-V 2.4 Otomatis Rp. 379.000.000
Pajero Sport Exceed AT 4X2 Rp. 370.000.000
All New X-Trail 2.5 XT CVT Automatic Rp.339.600.000,00
Grand Vitara 2.4 AT Rp.325.000.000,-
All New X-Trail 2.5 ST CVT Automatic Rp.312.200.000,00

CR-V 2.0 Otomatis Rp. 353.000.000
Grand Vitara 2.0 AT Rp. 302.500.000,-
All New X-Trail 2.0 CVT Automatic Rp.295.900.000,00
Chevrolet Captiva 2.0L VCDi A/T Rp. 289.500.000

Weits jangan salah loh! walaupun paling mahal, tapi CR-V itu radja diradja market share kelas SUV di indonesia (CMIIW). abis enak sih!
2 taun yang lalu Kakak gue beli CR-V 2.0 seharga 285jt, bulan lalu die jual lagi 330jt :D enak toh? abis barunya juga naik sih, engga kebeli juga.. hihihi

cuman kalo buat gue pribadi ya.. pribadi nih! kalo disuruh beli, gue ambil Pajero, harganya sedikit lebih murah dari CR-V, tapi lebih keren dan lebih kenceng...
tapi kalo duitnya ngepas, gue mending ambil Grand Vitara.

trus tips gue, mendingan kalo di SUV jangan ambil yang 2000cc deh. rugi! udah boros, lemot lagi. mending kalo punya duit segitu (300-350jtan) ambil MPV deh. bisa dapet kelas paling mahal lagi.

Kelas Freed
Freed Otomatis Rp. 237.000.000
Freed with Power Sliding Door Rp. 257.000.000

ini kelas aneh nih, gue yakin walaupun harganya mahal gak ketulungan tapi bakal laku deh... soalnya di Freed ini honda menyasar kelas keluarga baru yang butuh space lebih besar dari city car, tapi belum pede untuk beli MPV. biasanya naik city car, tapi sekarang harus bawa stroller, bawa suster, belom lagi kalo mertua mau ikut.
mau ganti mpv ntar dikira om om :)) naaa kelas ini memang belom banyak kalo di indonesia. tapi dengan menjadi yang PERTAMA, sepertinya volume buat Honda udah didepan mata. seperti yang terjadi di kelas city car (Jazz).

===

Jadi kesimpulannya, memang di beberapa kelas Honda jauh lebih mahal dari kompetitor. engga bisa dibilang juga makin mahal makin gak laku, sebab di kelas SUV aja walaupun mahalnya gak kira kira, Honda masih jadi market leader loh. di beberapa kelas yang lain walaupun lebih mahal, tapi Honda masih worth to try.
Khusus di kelas small sedan dan mid-size 2000cc, Honda memang paling terasa mahalnya, engga sebanding sama feature yang ditawarkan, apalagi kalo ngeliat offer yang dikasih sama kompetitor. kalo udah gini, jangan ragu ragu untuk pilih yang lain. demi keselamatan dompet anda sendiri, dan dompet anak cucu kita nanti. ya kan.

All right. care to spare your two cents, anyone?

p.s: yang gue review disini harga mobil baru ya. mobil second nanti gue review nanti, kalo gue udah kudu ganti mobil. ote?

25 June 2009

yuk menabung

buat para first-jobbers mungkin kurang begitu aware ya sama aktifitas menyebalkan yang namanya 'menabung'. apalagi buat elo elo yang masih disubsidi duit sama orang tua atau oom oom senang dan tante tante girang lainnya. mungkin masih kepikiran nabung buat beli henpon atau sekedar jalan jalan ke bali. tapi gue yakin minim deh, yang ada begitu dapet duit langsung kudu diabisin. hey, at the end of the day life is about having fun, right? :))

nah buat bapak bapak dengan pendapatan pas pasan kayak gua, mau nggak mau-suka nggak suka harus dibiasain yang namanya 'menabung' ini. kalo enggak dibiasain, bakalan kejebak utang dah. yang nyicil tipi, nyicil velg, nyicil blekberi... dst. coba liat, daripada buang uang buat bunga nyicil mendingan dapetin duit dari bunga bank buat nambah nambah duit buat beli barang barang ityuh. ya gak?

terus terang pada awal-awal bekerja gue juga bingung sih, duit gaji ini mo dipake kemana ya? buat dipake nabung, engga cukup. dipake nyicil mobil, engga cukup. yang ada dipake konsumsi aja deh. siapa tau nanti nanti kalo gaji gue udah naek bisa disisihin buat nabung. eh, ternyata sampe naik berkali kali itu gaji kaga nabung juga. yang ada konsumsinya bertambah. biasa deh manusia, kalo lagi kepepet bisa ngirit, tapi kalo longgaran dikit langsung apa aja dibeli. buat elo-elo yang punya sifat buruk seperti itu, tenang, elo gak salah. itu manusiawi sekali. menunjukkan bahwa elo masih manusia. bukan orang finance yang kesurupan setan pelit.

sebenernya nabung itu gampang loh, lebih gampang dari berhenti ngerokok. cuman karena malesin jadi jarang orang yang berhasil, banyakan yang brenti ngerokok daripada nabung. banyakan lagi yang brenti ngrokok karena cicilan makin berat, dan gagal nabung.. hehehe.

pada umumnya, pendapatan kita bisa dibagi tiga: buat konsumsi, buat asset dan buat nabung. porsinya satu sama lain sama. ngga ada yang boleh lebih tinggi daripada yang lain. jadi kalo dapet gaji sejuta, sepertiganya boleh dipake buat konsumsi rutin bulanan. sepertiganya lagi buat nyicil, dan sisanya kudu ditabung. rata-rata bank diseluruh dunia sudah menerapkan hal ini. untuk mengucurkan kredit konsumsi kepada seseorang (non-badan) mereka dengan tegas menentukan plafond kredit sebesar 1/3 gaji. engga boleh lebih, kecuali bank bank lokal yang suka curi curi kesempatan buat jualan kredit ke orang-orang yang engga kredible.

tentang konsumsi
sepertiga gaji yang buat konsumsi ini biasanya termasuk sama OPEX (operation expenses) atau pengeluaran yang timbul karena elo bekerja. tapi beberapa orang yang curang mengeluarkan OPEX dari itungan pendapatan. artinya gaji dipotong OPEX dulu, baru dibagi tiga. either way, itu kan duit elo. metode mana yang comfortable aja buat elo bisa dipake. cuman inget! duit itu sifatnya fluid, kalo dipencet di satu tempat akan muncrat ditempat yang lain. dipress disini, akan memberikan konsekuensi di pos yang lain. kalo OPEX gede, konsekuensinya tabungan mungkin bisa menipis.

trus level konsumsi itu macem macem, beda beda di tiap orang. ada yang cukup puas dengan makan bakso kalo malem mingguan, tapi ada juga yang kudu nongkrong di social house dulu baru puass. it is your choice. jangan pernah diturun turunin, ndlosor nggak karuan demi bisa nabung. it just doesnt work, mate. mungkin lo bisa tahan sebulan dua bulan, tapi in the long term lo akan meledak. butuh pelampiasan dst.

buat beberapa orang yang unfortunate, level konsumsi bisa melebihi sepertiga gaji. itu enggak salah juga. itu namanya underpaid. sabar aja, mungkin gak lama lagi elo dapet kerjaan yang proper buat elo. mangkanya berulang kali gue bilang, orang kaya itu bukan yang banyak duitnya, tapi orang yang kebutuhan hidupnya lebih kecil dari pendapatannya. nah, itu baru nikmat. biasanya orang orang yang baru bekerja bakalan underpaid dulu, terus seiring makin meningkatnya pengalaman kerja lama lama akan overpaid. buat beberapa orang yang masuk golongan lucky bastard, biasanya baru kerja udah overpaid. ini juga nggak papa, nanti biar Tuhan aja yang balas.

kalo mau ngirit konsumsi, triknya adalah bikin post-post konsumsi dulu. jangan suka bawa duit yang engga tau maknanya duit itu buat apaan. bikin posnya dulu, buat bayar listrik, buat belanja, buat malem mingguan, buat pijet, buat istri muda, buat istri tua, terserah. pokoknya dibikinin posnya dulu baru abis itu posting. kayak ngeblog gitu loh, gimana sih. jangan underestimate kebutuhan birahi hawa nafsu lo, kalo emang pengen belanja ya dibikin pos belanja. tapi belanjanya jangan lebih dari yang sudah diassign, inget analogi tadi: duit itu sifatnya fluid.

apa itu asset?
manusia engga melulu tentang konsumsi, whatever you do elo butuh shelter untuk tidur dan 'kaki' untuk transport lo. it is YOUR JOB to obtain it! iya dong, elo-lah yang cari sarang buat lo tidur, bukan orang lain--itu namanya nyolong. nah, golongan lucky bastard biasanya punya pengecualinan. mereka udah punya asset-asset ini sebelom dicari. biasanya dapet dari orang tuanya, atau dari hasil kerja keras juga bisa, walaupun kalo kita yang ngerjain -sama kerasnya- belum tentu dapet hasil yang sama.

kalo buat kroco mumet kayak gue, asset biasanya didapat dengan cara dicicil. karena lebih ringan di cashflow. konsekuensinya adalah, terdapat komponen bunga didalam porsi asset. yang harusnya sepertiga gaji tadi bisa jadi barang, ini harus dipotong jatah preman sedikit buat pihak bank. tapi biar gimana, perceived value-nya lebih murah bayar nyicil daripada musti beli jebret.

asset itu beda sama konsumsi ya, kalo elo beli komputer, itu namanya asset. tapi kalo elo bayar listrik dan koneksi internetnya, itu namanya konsumsi. aduh ribet ya? lha kalo gue beli blekberi tiga gimana dong? jadi asset semua kan? ya.. tapi depresiasinya masuk pos konsumsi. kalo lo beli blekberi tuju juta, trus lo jual lagi cuman laku tiga juta, artinya konsumsi lo empat juga, sementara asset lo tiga juta. yang suka dibilang orang indonesia itu konsumtif adalah itu, depresiasinya.

kadang kita suka sebel kalo demi nabung kita dilarang larang belanja. naaah, disini triknya: kalo elo berat buat ninggalin kebiasaan belanja, apalagi kalo ada godaan sale 70%, coba masukin post belanja elo di neraca asset ini. karena biar gimana gimana apa yang lo beli akan jadi asset lo dimasa depan kan? eh tapi jangan dihajar habis ya, ingat! dan jangan lupa, depresiasinya akan masuk ke post konsumsi. jadi belanjalah dengan bijaksana, cari barang barang yang depresiasinya rendah. makin lama barang itu bisa lo pake, makin rendah depresiasinya. sip kan?

jamannya Pak Harto dulu pemerintah selalu berusaha untuk mengontrol daya konsumsi rakyat indonesia. soalnya kalo bablas, bangsa ini bisa bangkrut. daya konsumsi itu batasnya cuman duit, begitu duitnya abis ya udah gak napsu lagi. itulah sebabnya kita selalu diajari bahwa yang perlu dibeli sama rakyat itu hanya pangan, sandang dan papan. makanan cukup, pakaian cukup, dan rumah yang memadai. jaman sekarang kita udah ngga bisa lagi dibujuk bujuk kayak anak kecil gitu lagi. kebutuhan kita makin banyak, kudu beli ini lah, kudu punya itulah. kalo engga ati ati, bisa bisa porsi asset ini melebihi sepertiga gaji. sepertiga gaji itu = 33.33% ya, kalo 34% itu namanya melebihi!! kalo udah begitu, hidup akan terasa berat. napas sesak. lama lama kalo enggak gila ya bunuh diri.

mari menabung
trus, ini sisa gajinya mo dikemanain nih? nah, kalo ada sisanya, yang kalo bisa sebesar sepertiga gaji, ayo ditabung. kalo jaman dulu, nabung bisa di tabanas. tapi kalo sekarang, udah kuno. jangan coba coba nabung di kantor pos. ga ada untungnya.

ada orang yang coba coba nabung dicampur di rekening OPEX. well mate, it wont work! bahkan apabila dibuatkan rekening terpisah pun, selama masih ada akses menuju kesana juga gak bakalan jalan. godaan buat nitilin lebih gede. ah pinjem dulu ah, taunya pas abis gajian lupa ngembaliin. hoho itu gue banget :p

coba deh, ada banyak sekali instrumen investasi yang bisa jadi wadah lo nabung. sekarang kalo lo punya duit dua-tiga ratus ribu, udah bisa loh beli mutual fund. dulu mana bisa, jaman dulu tu punya mutual fund udah kayak punya handphone. mewah betul. cuma orang tajir surajir yang mampu. diatas mutual fund ada instrumen namanya government bond. atau bahasa indonesianya ORI, obligasi retail indonesia. ini juga lumayan loh. cuman kalo kata Papi dulu, jeleknya obligasi pemerintah itu adalah kalo ganti presiden ganti harga. obligasi yang lama gak laku obligasi baru bisa naik harganya. aneh deh.

nah kalo duitnya ada sedikit lebih banyak, atau misalnya hasil mutual fund yang dikumpulin tiap bulan udah mencukupi, coba deh beli saham aktif sendiri. akses ke bursa saham sekarang lebih besar loh. kalo dulu lo mau beli saham kudu start dengan ratusan juta, sekarang dengan duit sepuluh jeti lo udah bisa masuk. mana sekarang index lagi murah banget lagi... 10jt bisa dapet banyak bow! eh eh, sekarang ada loh software khusus yang udah secanggih artificial intellegent, lo tinggal nyalain software itu trus dia akan otomatis jual dan beli portfolio lo disaat yang tepat. hebat kan? jadi main saham tu sekarang ngga semengerikan seperti beberapa tahun yang lalu.

baidewei, kan engga semua punya gaji kayak elo bub! betul.. ada juga orang yang gajinya based on commission. pendapatannya gak bulanan, tapi tahunan. malah dua tahunan. yaaaa kalo kayak gini, kudu disetel tahunan juga. artinya konsumsi dibikin tahunan, asset tahunan, dan investasi? tahunan juga bok! instrumen diatas kan bisa bulanan bisa tahunan juga. cuman kalo kata gue ya, kalo duit tahunannya lebih dari 50 juta, mending jangan mainan saham deh. mending langsung bisnis. sebagus bagusnya main saham lebih bagus main bisnis. returnnya lebih gede. walaupun resikonya juga gede! tapi kan kita ngga bodo bodo amat. kalo mau bikin bisnis sukses gampang kok. berbisnis juga itungannya nabung loh! walaupun resiko ilangnya gede. makanya jangan ambil bisnis beresiko. banyak bisnis yang resikonya kecil, contohnya bikin salon, bikin pangkalan minyak tanah, bikin toko buku.. ya kan?

---

sebagai penutup, marilah kita menyadari pentingnya menabung. karena engga selamanya kita bergaji kan? suatu saat nanti kita akan berhenti bekerja dan makan duit tabungan. buat elo-elo yang masih menghayal punya tabungan, coba deh pikir lagi. nabung itu ngga susah koq. dan ini yang paling penting: nabung itu jangan sampe mengganggu jatah shopping elo! kalo elo gak dimulai dari sekarang, kapan lagi? ya kan? ciao...

24 June 2009

Mini Blogging by a mini blogger :)

Lagi jalan jalan nganter Bunga perform di taman mini, liat liat sesuatu yang lucu di meja prakarya sekolahnya Bunga. Meja ini berisi hasil hasil karya murid murid sekolah yang dibikin selama disekolahan. banyak barang lucu-lucu disini, salah satunya adalah jajaran buku 'mini' yang dibuat oleh anak kelas TK yang baru belajar nulis. buku buku ini menarik perhatian karena bentuknya yang simple, cuman beberapa lembar kertas A5 yang dijepret jadi satu berbentuk buku. yang bikin lucu adalah gambar-gambar dan tulisan-tulisannya.. polos apa adanya.



Gue ambil salah satu buku paling depan. Buku ini berjudul "Pemadem Kebakar" yang mungkin artinya berkisah tentang pemadam kebakaran, bukan kisah tentang manohara ataupun cici paramida. Penulisnya adalah seorang anak namanya 'Pasha', hehe, it feels really good lhoo when you can write your own name in the first time.



Rupanya Pasha berusaha keras untuk menggambarkan truck pemadam kebakaran didalam bukunya, tapi sepertinya engga keliatan seperti truck, karena Pasha telah gigih menggambar dibagian depan truck tapi kehabisan waktu untuk menggambar bagian belakangnya. hihihi.



Berikutnya diceritakan tentang rumah yang terbakar, tulisannya "ada rumah kebakaran". terus "orang-orang lari" dengan gambar orang yang entah lagi ngapain. mungkin dalam bayangannya orang orang panik lari sana lari sini.



Ah, pemadam pun datang :)



Cape ngegambar, mending nulis ajah. "Makanya jangan mainan api dong, berbahaya loh"... iya gitu loh! hahaha



Closing gantung: Terima Kasih Pak! dengan cara menggambarkan pak pemadam yang pake helm. hihihi lucunyah...



Nah Pasha, semoga suatu saat nanti kamu jadi blogger papan atas ya Nak!

Wassalam.

27 May 2009

kalo gue jadi capres

Kalo nih, kalo sampe saya jadi capres kayak pak SBY yang ngguanteng nan kharismatik itu, wuih, pasti udah banyak orang-orang, partai, golongan yang jatuh jadi korban tipu daya saya, demi dapetin kendaraan politik yang bisa nganter saya ke pintu istana.

Langkah pertama paling penting akan saya lakukan adalah mencari cawapres dulu. iya donk, kalo gak ada wakilnya bukan presiden tu namanya, tapi sopir bis. pilot aja ada wakilnya, ya gak? nah kira kira untuk mendapatkan calon wapres yang sesuai, saya perlu menetapkan kriteria buat mereka mereka yang pantas menjadi kandidat. kalo engga, semua sodara, temen, mantan gue pasti berebutan tuh. gak asik kan? nah, berikut ini adalah kriterianya:

1. punya banyak massa, ini yang penting. soalnya biar kata ngetop tapi gue dikit banget punya massa. paling temen fesbuk, itupun ngga nyampe seribu. nha, calon wapres saya harus punya kesaktian dibidang ini. kalo engga ya percuma, mana bisa berkompetisi melawan pak prabowo dan pak kalla, ya kan?

2. cerewet, masalahnya saya tu orangnya pendiam. males banget ngomong. orang naik kora-kora di ancol aja gue diem aja. sayang banget kalo tenggorokan gue dipake buat ngomongin yang gak penting. itulah kenapa tagihan henpon saya irit sekali, setidaknya dibandingin sama tagihan henpon istri saya, bisa cuman sepertiganya lho. eh, kita lagi ngomongin apa sih? oh iya, kudu cerewet! banyak omong! kalo perlu yang omong doang. talk only no action. hal ini memudahkan saya dalam bekerja. karena yang akan disorot publik ya si wapres tukang ngomong itu.

3. punya impian, agar lebih banyak mimpi kudu banyak tidur. jadi wapresnya musti yang banyak tidurnya. orang orang yang suka begadang, jangan harap jadi wapres gue. gunanya impian adalah untuk memotivasi hidup, memotivasi rakyat agar hidup dan bekerja keras. secara saya ini kurang kreatip buat urusan mimpi mimpi gini juga kan. jadi saya perlu figur wapres yang impiannya dahsyat. bisa membuat rakyat terlena. dan berlomba lomba mendapatkan impian tersebut. bahasa profesionalnya: clear strategic vision.

4. merakyat, nah... urusan melata gini ntar tugasnya wapres gue deh. gue ntar ngerjain yang keren keren aja; lawatan ke eropa kek, meeting di amerika gitu. kalo perlu saya akan habiskan 90 hari setiap tahunnya untuk meeting diluar negeri. na kalo urusan pidato di bantar gebang, temu petani di gombong, negosiasi sama serikat pekerja, itu urusan wapres dah. males gua.

5. punya duit, ini penting! mbok jadi wakil itu kayak jendral satu itu loh. kudanya aja harganya milyaran. atau minimum kayak bekas wapres yang lama itu, punya saham dimana mana. jadi ngga malu maluin, dan kalaupun rakyat menghendaki bisa nanti saya mintakan wapres tidak mendapat gaji. biar kedengerannya keren. satu satunya wapres didunia yang tidak digaji, hot betul pak cik. trus kalo wapresnya gak digaji, bossnya enggak digaji juga donk? eits, kalo pres-nya tetep bergaji donk. enak aja lo. justru gajinya wapres dialokasikan buat tunjangannya pak pres. situ belajar akunting dari mana sih? kok nggak becus betul.

Demikianlah lima kriteria calon wapres saya. sepertinya solid betul kriteria-kriteria tersebut. dipadu dengan visi dan misi kepresidenan saya, pasti akan jadi strategi yang robust. kompetitorpun akan ketar ketir menghadapinya.

Memang kelihatannya kriteria tersebut terlampau berat bagi orang indonesia. hanya beberapa gelintir manusia didunia yang mampu menyanggupi prasyarat seperti itu. kebanyakan expat. tapi kan expat nggak bisa jadi wapres di indonesia. eh, ngga bisa kan? ya kan? tapi tenang. saya sudah menyiapkan calon yang memenuhi kelima syarat diatas. tidak cuma satu, ada beberapa nama yang masuk nominasi. salah satunya adalah
mbak silly, punya massa lumayan banyak (lihat saja facebooknya) dan sangat sangat merakyat. nama yang lain mungkin ibu eve, karena beliau ini pekerja keras sekali, cocok dengan kelima kriteria, terutama yang nomor tiga. impian beliau tentang cara cara bunuh diri yang tragis, akan selalu menjadi pemicu rakyat untuk mencapai pertumbuhan ekonomi double digit. engga seperti pak SBY yang pesimistis diangka 7% sekarang ini. atau mungkin nama calon bisa dilebarkan lebih lanjut. Mbak Oelpha, Mas Didut dan Mbak Indah masih memenuhi beberapa kriteria tersebut. mungkin bisa dipertimbangkan oleh saya.

Langkah berikutnya yang sangat kruisial adalah pembentukan tim sukses pemilihan presiden. tim ini harus mampu menjamin 100% saya menjadi presiden. siapapun wapresnya, baik manusia atau bukan. agar pekerjaan tim ini efektif dan efisien saya akan membagi tim saya menjadi enam pasukan: team tango, team echo, team micro, team papa, team indian dan team kilo. disingkat T.E.M.P.I.K

Team Tango adalah team terkuat, tim inti, tulang belakang dari tim yang lain. team ini berisikan mantan jendral jendral yang lagi kesulitan cari nafkah. biasa dibayarin cukong cukong, begitu pensiun langsung jatuh miskin. mau ke mall aja pusing cari duit parkirnya. mereka ini punya jiwa yang tegas, dan bengis terhadap mangsa (baca: tim sukses capres lain) jadi akan sangat efektif dalam mendukung tim tim lain bekerja. dengan dijanjikan porsi kecil dari kekuasaan saya apabila terpilih jadi presiden pun, mereka akan mau bekerja dengan giat. percayalah.

Team Echo adalah amplificator dari semua team. mereka inilah yang membuat gaung nama saya menjadi heboh disegala lapisan masyarakat. apapun yang saya lakukan. mereka terdiri dari pebisnis pebisnis yang peduli akan bangsa negaranya. mereka ini akan ditempatkan di berbagai media, baik cetak maupun elektronik. offline maupun online. dari mulai penyedia billboard yang centang perenang di ibukota, pengelola biro iklan nasional, sampai dengan pemilik televisi swasta. ibaratnya bekerja di team echo adalah seperti membuat iklan layanan masyarakat secara terintegrasi. jangan lupa, ini pekerjaan pro-bono ya. rewardingnya ya nanti apabila saya terpilih, akan banyak potensi potensi ekonomi yang saya janjikan kepada mereka. setelah tentu saja ditawarkan dulu sama investor asing, kalo asing nggak berminat, akan diberikan pada anggota team echo. gampang toh? gitu aja koq repot.

Team Micro adalah team kecil yang selama ini menjadi kambing hitam kegagalan pemerintahan indonesia selama ini. mereka ada tapi tak terlihat. team inilah yang bertanggung jawab dalam kasus kerusuhan mei 1998. mereka juga menjadi pemicu kerusuhan ambon dan kerusuhan poso. salah seorang anggota team ini adalah eksekutor penembakan direktur BUMN yang malang itu, suaminya mbak
ini. Saya dengar mereka dapat disewa dengan harga murah. mereka akan menjalankan operasi senyap. colek sana colek sini, haha hihi, yang penting dpt siluman akan masuk ke kampung kampung, desa desa, dari nias sampai bangkalan. demi suksesnya langkah langkah saya.

Team Papa bertugas untuk mengaktifasi para bapak dinegri ini. insightnya adalah, 80% suara negeri ini ditentukan oleh kepala keluarga. dan 60% kepala keluarga dinegri ini adalah bapak bapak. maka dari itu, mereka akan disentuh dari hati kehati di waktu dan tempat yang pas. timing and placement menjadi sangat penting di team ini. mereka akan datang ke lapangan golf disiang harinya, ke panti pijat di sore hari, dan ke pusat pusat karaoke dimalam hari. mereka akan membujuk para bapak bapak ini untuk memilih saya, termasuk memerintahkan istri, anak, supir, pembantu dan tukang kebonnya mencontreng nama saya. multiplier effect yang terjadi, akan memberi landslide yang sangat impactful untuk kemenangan saya nanti.

Team Indian, adalah para expat india. lho koq ada expatnya bub? saya meyakini, bahwa di team sukses saya dibutuhkan orang-orang pintar dengan harga murah. bangsa india lah yang cocok menempati posisi ini. mereka cakap berbahasa inggris, mampu berhitung tanpa kalkulator, trampil menampilkan spreadsheet di layar komputer, dan.. murah! sangat murah malah kalau dibandingkan dengan tenaga kerja orang indonesia. mereka ini akan bernegosiasi dengan para ulama, pemimpin perkumpulan, simpul simpul massa, untuk memilih saya. dan percayalah, orang orang ini akan terpedaya. lo udah pernah liat orang india presentasi kan? dahsyat men.

Team Kilo, saya terus terang tidak mengerti benar tugasnya team ini. bahkan saya tidak tahu kenapa team ini diadakan. pembisik saya sih bilang musti ada, ya saya nurutin aja. dia bilang itu wangsit dari leluhur, capres terakhir disuruh bikin team ini nggak mau, malah gak kepilih dan sekarang jadi gila. kayaknya yang saya ingat, team ini kerjaannya ziKir zikir gitu deh. mendoakan agar saya berhasil. tiap malem pengajian disana, dakwah disini, kalo jumat khotbah dimesjid mesjid, dan hari minggunya ceramah di gereja. heh, bukan orang yang sama lah! orangnya beda beda, kalo ketahuan bahaya soalnya. negeri ini sangat sensitif sama issue issue beginian. padahal sih dibilang beriman banget juga engga. tapi yang penting bisa keliatan beriman lah, itu sudah cukup.

Baiklah, demikian visi dan misi saya untuk menjadi presiden indonesia. lebih kurangnya saya ucapkan beribu terima kasih sudah membaca sampai paragraf ini. ini membuktikan bahwa anda sama gilanya dengan saya. apabila ada masukan penting silakan ditulis didalam kolom komentar. tapi kalo ngga penting disimpan dihati saja. males bacanya.

Sampai jumpa di pemilu mendatang!

Wassalam.

11 May 2009

google maps sang pengobat rindu

Akhir akhir gue punya kebiasaan baru sebelum tidur yaitu jalan jalan keliling dunia. ha? ehem, bukan artinya gue melayang layang gak jelas gitu, tapi gue buka buka google maps lewat blekberi gue. awalnya gimana gue cuma iseng iseng liat liat jalanan jakarta trus merambah ke kota kota lain, liat liat bandung, surabaya. gak puas juga terus liat ground zero di new york, liat batu uluru, sama tembok cina.

emang asik loh ternyata mainan google maps itu. dulu waktu sebelom dihapus sama admin kantor, gue punya google earth di komputer gue. which turns out to be illegal ternyata di kantor gue yak. mainan google earth itu cukup ngabisin waktu juga. tau tau udah sore. sungguh sebuah kegiatan magabut yang asoy! keliatan kerja ama boss, padahal lagi jalan jalan.

google maps lebih mini, bisa disandang dimana mana. bisa sambil boker, sambil nunggu bis, sambil tidur tiduran. nikmat deh. apalagi sekarang ada fasilitas google latitude, jadi bisa tau dimana teman teman kita berada. gue sengaja tanem latitude di blekberi bini gue biar gue bisa tau dia sedang berada dimana. hehe. buat para istri istri yang lakinya gaptek, trik ini patut ditiru :)

nah, satu benefit dari google maps yang gue patut acungin jempol: kita bisa ngeliat rumah-rumah yang selama ini gue tempatin. terus terang gue ini rada rada termasuk kaum hippies, maksudna kaga pernah betah di satu tempat selalu pindah pindah. sampe sekarang kira kira gue udah 18 kali pindah tempat tinggal, menempati 23 rumah. jadi kalo malem malem itu gue suka bernostalgia, kerumah yang ini, kerumah yang itu.


ini rumah gue di surabaya, rumah papi deng, hehe. gue beberapa taun tinggal disitu. temen temen gue suka nebeng istirahat disini kalo lagi jalan darat ke bali, atau sebaliknya. sampe akhirnya pernah jadi basecamp gitu deh. kalo jalan jalan, nginep gretong di rumah bubba. kalo lupa bawa stok pakaian, bisa pinjem baju gue. ujung ujungnya paling mami yang ngomel, rumahnya jadi kayak pusat salvation army gitu.


ini rumah gue papi waktu di padang, mmm waktu tinggal disini gue masih pengangguran. kuliah kaga, kerja juga kaga. nganggur pol. sehari hari gue nongkrong aja di pantai. bengong. mo begaol juga males. soalnya baik rumah ini maupun pantainya pewe banget buat bengong. sepertinya ada hawa-hawa jin pembikin bengong disini.


keliatan gak? kecil banget ya? ini rumah gue jaman SD, di tengah hutan, asli masih hutan banget dulu. ini foto di gmaps sih diambil taun lalu jadi rada ramean tapi dulu 'cluster' ini rasanya jauh banget dari kota, sejauh mata memandang hutan semua. nyamuknya juga gede gede! awalnya gue kira malah laler, taunya nyamuk. eh iya, ini di lampung. jaman baru barunya tanjung karang terintegrasi sama teluk betung menjadi satu kesatuan utuh bernama bandar lampung. gue inget dulu masih ada diskotik yang buka siang siang, minggu siang tepatnya. tempat anak anak sekolah pada ngumpul. enggak kayak anak jakarte jaman sekarang, dulu anak sekolah keluarnya minggu siang, kaga bole malem minggu keluyuran. boro boro.. orang masih banyak hutan gitu, ntar dimakan macan kelar perkara.


hehe, gue gak kan ngasi tau ini rumah gw yang dimana. surga lah kalo buat gue mah. gue masih smp waktu itu. coba liat deh, di depan rumah gue tu jalanan antar propinsi, yang lewat bis bis antar kota segede gede jiwa. jadi tiap ada bis lewat, rumah gue berikut kedua pohon didepannya ikut goyang goyang :) seru deh.


aha, ini rumah gue di ostrali. bukan rumah papi, rumah gue! gue ngontrak disini, pake duit papi *halah* :p gak deng, pake duit sendiri. gaji sendiri. ini rumah paling puewe yang pernah gue tinggalin. enak banget! ngaturnya gampang, soalnya luas. naro naro tipi ato lemari tinggal taro, gak repot kesempitan. udah gitu bersihinnya gampang. tiap hari minggu gue bebersih rumah, dan bersih! jadi gue gak perlu pembantu segala macem. sebenernya rumah ini gue sharing sama beberapa temen gue yang lain, karena mereka single dan gue udah dobel, jadi mereka menganggap gue ama bini gue tu mami papinya mereka. kebetulan gue udah kerja dan mereka masih kuliah waktu itu. lucu deh. setiap minggu malem itu kita sempet sempetin buat belanja ke mall, belanja kebutuhan seminggu plus cuci mata juga. jadi gue kayak pasangan yang punya tiga anak yg udah gede gede. paling repot kalo pacar pacar mereka dateng... dan berantem! duh duh duh. eh, jangan salah, karena dititipinnya ke gue ama ortu ortu mereka, jadi kalo mereka mau pacaran musti kulonuwun dulu ke gue :p trus kalo putus, musti baik baik.. bilang ama gue ama bini gue dulu. hahaha. duh bok, gue kangen sama masa masa itu sumpe..

ah, nostalgia, memang tiada habisnya

05 May 2009

bubba dan sinetron indonesia

minggu malem, gue sama Bunga main kerumah Mami. dan kita terdampar di depan tivi nonton sinetronnya RCTI. gue engga apal judulnya, engga penting banget, tapi ceritanya tentang dewi yang kabur dari rumah karena dia selalu harus menjadi sita, sodara kembarnya. karena ditinggal kabur sama dewi, anak sipemilik rumah jadi gila. dan si dewi ini pun harus jadi cleaning service di sebuah restoran. wah pokoknya bener bener racun buat otak lo lo pada deh. gak bikin pinter, bikin bloon iya. untung Bunga gak tahan duduk lama, cuman lima menit dia langsung lari lari maenan petak umpet sama mbak suster.

lagi nonton sinetron itu, gue ngebatin.. koq ada ya cleaning service yang cantik-bersih-bersemi gitu? ada ya? trus kalo bobo juga harus pake lipstick make-up gitu? hohoho.. believe me, gak cuman gue yang punya pikiran kayak gitu. tiga orang penonton sinetron itu abisannya ngebahas topik gak penting tea dan dua orang berpendapat yang sama.

selasa pagi gue telat masuk kantor (seperti biasanya), dan buru buru ke cubical sebelom boss gue menyadari anak buahnya ini ndableg. sampe cubical perut gue jerit jerit karena udah sejam lebih kepengen boker gak dikasih. dan melayanglah gue ke toilet.

didepan pantry gue papasan sama cleaning service, cewek, yang cantik bok. cantik-putih-bersemi. walaupun make upnya sekadarnya, tapi cukup membikin gue panas dingin ngebayangin paras wajahnya. dan ngelamun-jorokin body aduhainya itu sambil gue pup. oh, ternyata ada toh yang kayak begitu. berarti sinetron kita enggak bohong bok. sepertinya pesinetron kita telah merencanakan plan eksekusi berdasarkan hasil riset yang jelas.

duh, apakah mbak mbak cleaning service itu kalo malem boboknya pake make-up ya?

24 April 2009

objects in the rear view mirror



Hai hai! gue balik lagi :D udah lama gue gak nulis, campuran antara kerjaan seabreg, otak mampet, sama kenikmatan microblogging dan lala chachanya bikin MALESBANGET nulis deh. sebenernya gue pengen sekalian hiatus aja, tapi ntar malah keterusan berabe. dan gue gak pengen kehilangan blog kesayangan ini :)

Gue pengen cerita tentang icon gue diatas yang gue pasang dimana mana; plurk, twitter, YM, name it lah. ada yang bilang, elo doyan transformers ya bub? haha, enggak! dulu gue mending nonton godsigma daripada nonton transformers. dan gambar itu sebenernya bukan gambarnya pasukan transformers pembela kebenaran loh. bukan, lambangnya autobot rada beda! itu tu gambarnya decepticon, pasukan kegelapan. the dark side of life. the dark side of my life.

Banyak yang nggak tau tentang masa kelam gue bertahun tahun yang lalu. bahkan banyak sahabat deket gue juga ngga tau. Bini gimana Bub? well, ya disortir lah. ada yang tau ada yang engga. in certain level, I consider myself as an introvert. ya karena gue gak mau elo elo pada tau betapa bejadnya gue ini. hihihi. eh, padahal dulu tu gue dikenal sebagai cowok yang manis. alim. baik baik. kalo subuh tu sholatnya di mesjid, kaga kayak sekarang :) hehe, engga deng, itu cuman kalo bulan puasa doang koq :)

Semua bermula ketika dalam suatu party gue menyetirin pulang temen gue yang abis tripping. sepanjang jalan temen gue itu bercerita panjang lebar tentang betapa nikmatnya trip dia ini, sesuatu yang dia bilang 'jarang kejadian' soalnya biasanya yang udah udah dia seringan bad trip (bete - kalo jaman sekarang) karena nekennya cuman seperempat. kali ini dia neken dua kali setengah dan senangnya minta ampun. "Abis berapa?", gue tanya. "Tiga ratus ribu".

Buset, ntu orang willing to spend tiga ratus ribu! bok, duit jajan gue aja cuman 50rb ini ngabisin 6x lipet cuman buat... one helluva trip! otak gue terangsang bok, bukan pengen ngetripnya, tapi pengen jadi bandarnya!

Kesempatan dateng ketika Papi membelikan gue sebuah mobil. hoho, senangnyah! waktu itu Papi nyicil buat gue. besarnya dua juta rupiah per bulan, dan karena Papi engga punya cukup waktu buat bayar bayar gituan ke bank, dia minta tolong gue bayarin. setiap bulan. jadi terusannya duit itu engga gue bayarin dong. gue kongsian sama 2 temen gue yang lain buat dibeliin: putau.

trus tu putau itu dibagi bagi, dijual lagi. dapetnya banyak men, dalam seminggu gue bisa dapet sejuta perak. gue doang, itu udah dipotong sama jatah sodara kongsi yang laen. trus ndilalah pemain putaw dikampus gue merebak, kayak jamur di musim kawin. gak bener negh, trus gue sepakat sama temen temen gue itu untuk pindah ke: bisnis sabu. hayah, podho wae.

dua orang temen gue waktu itu, yg satu anak jendral, aliran kopassus, yang satu lagi anak montir, tapi otaknya pinter banget. gue waktu itu? anak ilang. Papi belum bintang satu, tapi dinesnya di daerah. jadi gue lebih banyak lontang lantung di kampus timbang ngendon dirumah. saat berbisnis sabu, kami memutar pola permainan kami. gue engga mau lagi bisnis eceran. karena pemain sabu cuma dikit waktu itu, lebih mudah buat gue untuk main partai gede. bandar bandar pada ngambil dari gue. sempet pada suatu ketika, gue ngambil dari airport cengkareng langsung. hasil sitaan bapak bapak bea cukai. malahan, beberapa supplier gue adalah polisi yang masih aktif. kala itu, belum ada awareness masyarakat tentang narkoba seperti sekarang. semuanya masih serba bebas. bas.

setiap gram sabu yang gue beli dari supplier, gue bertiga mendapat jatah setengahnya, artinya itu murni margin kami. mo dijual lagi bole, dipake ampe kemehek mehek bole. dengan cara demikian, banyak parasit yang nempel ke kami. simbiosis mutualisme lah. kita dapet 'kantor' gratis, elo dapet giting gratis. kita dapet route yg aman dari razia polisi, elo dapet barang gretongan. kadang kala gue mikir, kalo gue sekarang rada ble'e ble'e, pasti otak gue rusah karena dulu kebanyakan nyabu.

adek gua termasuk sebagai parasit parasit yang nempel itu. hm, gue masih merasa berdosa sama yang satu ini sih. tapi yang sudah ya sudah. dia lebih sulit keluar dari jerat narkoba dari gue. sampe bertahun tahun setelah gue bersih dia masih bekutatan di rehabilitasi. walaupun demikian, Mami Papi engga pernah tau sama kejadian ini, mereka tau gue make.. tapi engga tau adek gue make gara gara gue juga.

Sungguh beruntung gue masih bisa ngejaga reputasi gue. apalagi sejak gue jadi bandar gede, gue udah ngga keliatan lagi dimata orang orang. temen-temen kampus gue selalu memandang gue yang 'dulu-pernah-nakal' karena 'yah-biasa-lah-anak-muda'. sempet dalam satu periode gue masih jualan dengan getol getolnya, gue kepilih jadi tim sukses calon ketua senat di kampus. dan berhasil! hahaha.

bosen dengan sabu, cicilan mobil selesai, dan saingan pun betambah, gue berenti jadi bandar. engga ada angin ga ada ujan, berenti aja gitu. gue tertarik dengan bisnis yang lebih menggiurkan: carding. diajarin sama teman teman dari jogja dan semarang, gue mengimpor barang barang dari luar negeri untuk dijual disini. dengan menebeng kartu kredit entah punya siapa :) waktu itu gue menspesialisasikan diri menjadi importir alat GPS dan... Viagra! hahaha. teuteup. Pil biru itu enak banget deh, pagi barang dateng, sore udah jadi duit. easy money.

akhirnya gue sampai pada satu kesimpulan, bahwa yang membuat gue bejat bukan lingkungan, bukan teman teman, bukan sabu, bukan viagra. yang membuat gue berbahaya adalah satu: uang. dalam jumlah banyak. gue engga bisa ngeles deh kalo itu. motivasi gue jadi bandar bukanlah pengen nyabu gratis, motivasi gue dagang viagra juga bukan pengen ereksi berjam-jam, tapi untuk dapetin duit dari situ. waktu jualan sabu, gue bisa dapet 6 juta perbulan, bersih. jualan viagra? trust me, lebih dari itu.

terus? koq lo sekarang bisa berada di jalan yang benar sih Bub?

eng, gimana nyeritainnya ya boss, tapi seorang temen gue dari semarang suatu malam menchallenge gue dengan pertanyaan yang nyelekit. intinya adalah, mau sampe kapan lo begini. yang bikin gue berubah, ya gue sendiri. gak bisa nunggu rehabilitasi, gak bisa nunggu dapet kerjaan, whatsoever. gue sendiri yang harus ngebangun hidup gue.

awalnya berat boss... beraat. gue diterima kerja di suatu tempat dengan gaji 500ribu sebulan. aduh, itu yang namanya cobaan. apalagi dari situ, kalo gue mau dapet gaji lebih gue harus pinter ngejual diri. weleh, bekas bandar apa yang mau dijual?

setiap orang pada dasarnya punya masa kelam. rata tuh. semua oranglah pokoknya. barry hussein obama pun pernah terlibat masa masa 'nggak enak' waktu dulunya. hal ini sadar tidak sadar, menggerogoti mental kita mentah mentah. dan parahnya, interviewer sejati akan dengan mudahnya mengenali mental mental yang tergerogoti ini. dan langsung memberikan cap 'tidak-baik-untuk-organisasi-kita' diatas CV gue.

disinilah peranan hati nurani berbicara. kuncinya adalah, hati ini MAU memaafkan masa lalu. forgive yourself for being an asshole. berbanggalah dengan kerusakah kerusakan yang ditimbulkan. cuman jangan terlalu over ya. lebay adalah salah satu golongan manusia yang disenangi syaiton.

akhirul kata, marilah kita bersama sama menengok kedalam diri kita. apa apa saja kerusakan yang telah kita buat, dan berbanggalah.

sungguh postingan yang amburadul...

27 March 2009

turut berduka cita

Ya Allah, lindungilah bapak yang tertera di video dibawah ini. berilah kekuatan dan ketabahan baginya, dan terimalah putrinya disisi-Mu yaa Rabb...



dan Tuhan, bila Engkau berkenan berilah petunjuk-Mu bagi keluarga para korban yang lain. dan berilah tempat bagi mereka-mereka yang Engkau panggil hari ini disisi-Mu, Ya Allah...

19 March 2009

Honda Freed



Ini mobil lagi happening nih, di milis milis nan tiada berguna itu. Honda lagi mencoba peruntungannya di tahun yang lagi ancur ancuran gini jualan mobil compact yet seven seater. Sontak, para pengamat langsung memprediksikan pasar mobil indonesia bakalan merespons positif-agresif makhluk imut persembahan Honda ini.







Kalau diliat dari depan mengusung 'aliran' grill Honda City yg baru, tapi diliat dari samping, mungkin mobil baru ini masih berbau bau Honda Jazz. Sepintas rada rada terpengaruh garis body Mercedes-Benz B class saking jangkungnya.







Walaupun bentuknya mini-imut, tapi cukup menampung tujuh manusia duduk duduk didalemnya. bahkan, salah satu model, sanggup menampung delapan orang sekaligus. awalnya gue sangsi, apa engga empet empetan tuh? emang sih, Honda punya pengalaman unggul dengan 'Ultra Seat' system yang dipasang di Jazz. tapi sampe delapan orang?




Yes, kursi lipat! model kursi yang dilipet kesamping itu emang benar-benar menghemat ruang. dan di indonesia, mata konsumen selalu 'ijo' kalo ngeliat mobil yang muatnya banyak. terlepas dari kesan maksa atau enggak, yang penting semua bisa ikut. beda sama pasar eropa atau australia, justru yang laku itu mobil yang muatnya cuman lima orang :)

Yang gue suka dari mobil ini adalah kesederhanaan panel dashboardnya. I mean, cmon lah, kalo udah berkeluarga kayak gue lama lama juga engga meratiin dashboard lagi. yang penting adalah: anak duduk aman, istri menikmati pemandangan. kalo dibandingin ama Jazz dan City, dashboard Freed jauh lebih sederhana. konsepnya baru, kayak meja, tapi lebih menonjolnya functionality daripada aesthetics. Kabarnya Freed di indonesia ditawarkan hanya bertransmisi automatic. Tuas transmisi 'diletakkan' begitu saja di tengah dashboard, bukan diconsole tengah seperti teman temannya. well, sepertinya kalo udah berkeluarga tuh, nyetir udah gak penting mainan transmisi. cukup masuk D aja and that's it! beda jaman masih kebut kebutan dulu, wuih tangan kiri sibuk banget pegang pegang persneling.




Bahkan paddle shift di setir pun digelontor. raib! seseorang disebelah gue berkomentar, setirnya masih kerenan Honda City yang lama... hehe, ya iya lah. masa ya iya dong.

Sebelumnya santer dikabarkan bahwa Freed ini akan dijual dengan harga terjangkau, 'hanya' berkisar diangka 180jt rupiah, karena seluruhnya dirakit di indonesia. bukan di thailand. namun ternyata... oh ternyata... versi termurahnya berada di kisaran 220jt rupiah bow. Honda berkelit ini semua karena melemahnya daya serap pasar dan melambungnya nilai tukar dollar US.

But hey, dengan mesin 120ps berteknologi i-vtec harga segitu udah cukup bargaining loh. kabarnya duit 200jt sekarang cuman dapet Yaris man!

Alamak...