09 July 2009

sexual harrasment

tergelitik oleh rumpi rumpian pantry, gue jadi mikir betapa saat sekarang ini sering banget orang melempar issue tentang pelecehan seksual. dan seiring dengan perkembangan treatment hak asasi manusia, pelecehan dalam bentuk apapun bisa diganjar dengan hukuman setimpal. hm, bingung nih gue... hukuman yang setimpal dengan pelecehan? ngukurnya begimana?

di lingkungan pekerjaan yang mayoritas pria, adalah hal yang sangat wajar apabila para cowo cowo ini mempergunjingkan seks sebagai bahan obrolan pelepas stress. sexual joke adalah kebutuhan sehari hari dan dapat melepas tensi. sex joke bisa jadi sensitif apabila di lingkungan pekerjaan jumlah cowo ama cewenya mirip mirip, kalo ga bisa dibilang sebanding. boss yang melempar sex joke ke subordinat bisa lantas didakwa dengan tuntutan sexual harrasment. mungkin apabila ada boss yang ramah dengan rajin menjamah anak buahnya, bisa kena dakwaan lebih tinggi lagi.

dakwaan 'pelecehan seksual' menjadi monster yang menakutkan buat lelaki modern saat ini. sex joke di kalangan karyawan menjadi hal yang tabu, karena suatu saat bisa jadi bumerang yang menyakitkan. memegang lengan atau pinggang rekan kerja bisa bikin karir berantakan loh.

sebenarnya yang lebih dirugikan itu si pelaku atau si korban pelecehan sih?

seorang presiden amerika pernah terkena kasus pelecehan seksual yang menyebabkan beliau dipecat dari jabatannya. wait, apakah presidennya yang bejat? atau staffnya yang mengundang kebejatan? it takes two to tango, you know. seorang pebisnis showroom mobil kedapatan memperkosa (calon) karyawannya dua kali dan dipenjara. ehm, dua kali dilecehkan?? kalau sekali sih mungkin iya ya, kalo dua kali? dan dilakukan di hotel jam jaman pulak.. halooo, mbak (calon) karyawan harusnya bisa say no in the first place bukan?

padahal seks bukanlah hal yang menyeramkan loh. sex is something fun, energetic, penambah semangat kerja.

ribuan tahun yang lalu, lagi masa masa kerajaan di eropa, tubuh manusia dihormati sebagai karya cipta Tuhan yang sangat indah. keindahan yang dipuja puji sampai artist artist jaman itu membuat lukisan-lukisan dan patung-patung yang mempertontonkan aurat manusia, baik laki atau perempuan. 'karya seni' itu dipajang di ruang publik, untuk dinikmati bersama sama. bangsawan ataupun rakyat jelata. you can actually enjoy sex in public domain. liat liat penis dan payudara yang indah.

engga cuma di eropa saja, nusantara sebagai perwakilan bangsa timur, punya artefak 'karya seni' serba telanjang dan ndusel mendusel terhampar di relief candi candi seluruh indonesia. di india malah seks dikitabkan dan sampai saat ini masih dibaca sama orang. adakah si pemahat dan si penulis buku dipenjarakan? tidak.

sesungguhnya ada koridor-koridor yang jelas untuk melindungi seksualisme dari ekses-ekses negatifnya. ada aturan aturan yang melarang mengekspose seks kepada anak dibawah umur dan mengeksploitasi seks anak-anak dibawah umur. ini harga mati. ada juga ancaman khusus bagi praktek aborsi, ini juga harga mati. malah, seharusnya ada larangan untuk mempengaruhi seorang virgin untuk bercinta. virginity adalah pilihan, baik lelaki ataupun perempuan, seperti seseorang yang tidak ingin merokok kan engga bole dipengaruhi untuk menjadi perokok.

nah, karena aturannya jelas, marilah kita bermain di koridor public domain secara bebas, kreatif, dan bertanggung jawab. seks, bukanlah hal yang tabu. cobalah untuk mengkomunikasikan seks lebih bebas dan lebih kreatif. niscaya kedengarannya akan lebih manis daripada sex joke yang risih dan filthy.

jadi, apabila anda wanita jangan segan segan bilang sama lawan bicara anda, "please dont take it wrong, gue cuma mau bilang kalo elo punya penis idaman banyak wanita". atau bila anda lelaki, jangan sungkan bilang sama teman wanita anda,"maaf jangan salah sangka, saya tidak dapat mengalihkan mata saya dari payudara anda karena bentuknya yang sangat-sangat menarik". apabila dikomunikasikan secara tepat, lawan bicara anda tidak akan tersinggung, malahan akan sangat tersanjung. percayalah.

No comments:

Post a Comment