30 December 2009

catatan akhir tahun



pekerjaan gue banyak berkaitan erat dengan hal lelang melelang, bidding membidding, tunjuk menunjuk pihak ketiga. system di setiap organisasi pada intinya menekankan perlunya pelelangan agar mendapatkan hasil pekerjaan terbaik dengan biaya semurah murahnya. namun pada prakteknya ada saja organisasi yang malah mendapatkan hasil pekerjaan ter-asal dengan biaya semahal-mahalnya.

prosedur lelang memang dibuat sedemikian rupa agar fair bagi kedua belah pihak, atau setidaknya terlihat fair bagi yang melihatnya. namun kita perlu mengingat satu hal tentang lelang ini: prosedur pelelangan itu memakan waktu. ya! ribet dan bertele tele. sementara para audience menuntut aliran scene berjalan secara flawless. membuat kita semua menjadi gregetan. lalu kesalahan kesalahan diungkit ungkit, diundat undat. padahal sebenernya solusinya gampang loh, kalo misalnya buru buru.. ya tunjuk aja langsung, kasih brief, mulai kerja. beres toh?

menghitung nilai proyek adalah permasalahan berikutnya yang membuat cenut cenut baik buat client maupun vendor. salah itu sedikit aja bisa bahaya, principal bisa dirugikan karena konsep konsep yang sudah direncanakan tidak berjalan sebagaimana mestinya, buat vendor lebih berbahaya lagi.. bisa garuk garuk pala menghitung kerugian. adalah wajar kalau nilai proyek yang diestimasi tidak sama dengan actual harga yang dibayarkan. banyak variabel yang terlibat disini, jangka waktu, harga supplier yang berubah ubah, dan lain sebagainya.

ketika gue masih mengabdi sama sebuah bumn raksasa beberapa waktu silam, adalah hal biasa untuk me-mark up nilai proyek demi menutup kerugian karena jangka waktu pembayaran yang luar biasa panjang. dan sebuah hal biasa juga untuk 'menghemat' sekian persen dari nilai proyek untuk dialokasikan sebagai upeti pada pemberi proyek. hal yang terakhir ini masih sering terjadi, namun berapa prosentasenya engga ada yang tau. soalnya ini tergantung sama subjektifitas sih. buat mereka yang engga kecipratan akan bilang antara 10-20%, tapi mereka yang dapet transferan akan bilang cuman 2 persen aja.

hubungan antara client vendor terasa sangat dingin. cenderung seperti hubungan antara majikan dengan pembantu. ehm, ngkalo gue sih ga bole terlalu hangat sama pembantu ya, nanti dijelesin bini. eniwei, vendor vendor di tempat gue dulu kayak dianggep warga negara kelas dua gitu. yang bisa disuruh suruh. tapi ada juga vendor 'mainannya' pak general manager. kalo yang model beginian dia bisa petentang petenteng macam kantor itu punyanya sendiri. mungkin yang membedakan antara vendor kelas satu dengan vendor kelas dua itu dalam hal setorannya kali ya?

di tempat gue disini, engga akan ada hal hal yang kayak gitu. auditor sini lebih galak daripada anggota KPK. apapun yang diperoleh dari pihak ketiga harus dilaporkan, kalo tidak bisa berbahaya. pernah ada yang dipecat malem malem dengan cara cuman dikirimin sms pemecatan, besokannya ngga bisa melangkahkan kaki ke kantor, barang barang dikirimkan ke rumah. gara-gara masalah vendor ini. seram lah! saking seramnya kalo udah saatnya lebaran atau taun baruan gitu, kita rame rame melaporkan kiriman parcel ke direktorat audit diatas sana. biar selamet.

si vendor sendiri engga kalah terintimidasi. sebulan sekali dia harus diaudit, biar ngga didelete dari list approved vendor. untuk klasifikasi vendor khusus, setiap sekian bulan sekali harus diaudit langsung sama direktorat diatas sana dan hasilnya sangat menentukan apakah dia bertahan di approved vendor atau harus say goodbye sama kita. selama disini, udah ada 3 vendor yang diblacklist engga bisa lagi berhubungan dengan kita. ehm, 2 diantaranya under my project gitu...

well, integritas memang mahal harganya, dan organisasi ini bersedia untuk mengorbankan apapun yang dimiliki demi sebuah integritas kolektif yang dianut oleh seluruh karyawan. baik secara vertikal ataupun horizontal. baik ke para tetangga maupun ke bos atau anak buah.

tapi enaknya, hubungan antara client-vendor disini relatif setara. emang sih, responsibility beda beda, tapi karena kita sama sama mendapat ancaman regulasi sana sini, jadi kita sama sama menahan deg degan dalam menanggung dosa. mo gimana gimana pasti kita berbuat dosa lah, wong policy disini gak dibikin lurus gitu, kudu mentok sana mentok sini. hehe. lama lama kita jadi kayak sodara, cari cari cara gimana engga dimarahin. otak kudu kreatif disini. bukan untuk nyolong ya, tapi menghindari kejeblos got bareng bareng. hasil kerja kudu keliatan brilian, dengan meminimalisir kesalahan kesalahan yang terjadi. bahasa kerennya "akal-akalan montir".

persis kayak gue ama adek gue dulu memutar otak demi mendapat kesempatan bermain di lapangan bola tanpa dimarahin karena engga bikin pe er :)

dengan meningkatnya aktifitas KPK di negeri ini, gue percaya.. dalam 10 tahun lagi kondisi per-vendor-an di indonesia akan mendekati apa yang terjadi di kantor ini. maka, gue menyerukan kepada para vendor di tanah air: mulailah bersaudara dengan para client anda. hentikanlah suap menyuap, penggelapan, mark-up yang membabi buta, setoran yang gak karuan ke client anda. sebaliknya, mulailah kreatif agar anda tetap dapan mengambil untung besar, tanpa melanggar peraturan dan perundang undangan yang berlaku. ingat! nyawa klien anda terletak di tangan anda.

Wassalam



ps: gambar si dilbert diambil dari
sini :)

23 December 2009

copy paste (lagi) dari milis engga penting

sebuah email muncul di milis engga penting, setelah gue baca, gue analisa, dan gue pikir pikir... kayaknya gue harus masukin di artikel gue ini.
hal ini sangat penting bagi kita semua, agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan di saat saat penting seperti ini. oke? baiklah, coba dibaca:

Teman, jika kalian rata2 sedang berbagi kebahagiaan, maka
maafkan saya jika kali ini saya berbagi lelah. Gimana
nggak capek...malam ini saya sebetulnya selesai kerja jam
11 malam, tapi baru bisa pulang jam 3 malam. Apa sebab?

Begini ceritanya.
Sekitar jam 11 malam, ada tamu yang panik minta
dipanggilkan dokter. Jantung saya 'mak ceplos' rasanya
karena tamu yg satu ini sudah tua. Takutnya dia kena
serangan yg cukup fatal. Tapi waktu saya tanya ada apa,
dia gak mau cerita. Hanya dengan panik terus-terusan minta
dipanggilin dokter segera. Dokter akhirnya muncul juga jam
setengah satu malam, bawa peralatan lengkap.Malah sampe
susternya bawa2 tabung oksigen segala, mengingat usia tamu
yg udah renta. (kali2 aja susah napas).

TERNYATA.... tamu-nya gak papa sehat wal afiat, tapi
'temennya' yang kenapa-kenapa. Jadi... si Opa ini
ceritanya bawa cewek ke kamar. After they had sex,
ternyata kondom-nya ketinggalan di 'DALAM'. Tamunya
panik, dan bahkan jadi lebih panik lagi waktu dokternya
kesulitan mengeluarkan kondom dari dalam (rupanya
peralatan dokternya masih kurang lengkap, karena gak ada
alat khusus ngeluarin kondom). Maka jam satu malam, si
cewek dilarikan ke rumah sakit MMC, lengkap pake ambulans
Waktu saya nganterin si cewek, sebenernya saya pengen
ketawa..karena ceweknya jalannya gak bisa rapet..
Sebenarnya ini salah siapa dan siapa yang berbuat..yang
jelas tamunya melampiaskan kepanikannya dalam bentuk
marah2 dan memaki2 saya, termasuk memaki2 kualitas kondom
buatan Republik Indonesia. Saya cuma bisa manggut2.. ya
mau gimana, tamu adalah raja. Di rumah sakit, saya nunggu
dengan ngantuk dan bete sementara tamunya mundar-mandir
gak karuan. Mungkin beginilah kira-kira rasanya nungguin
orang melahirkan. Cuma bedanya kali ini kita menunggu
kelahiran kondom. Setelah berhasil dikeluarin, kita
kembali lagi ke hotel.

Nah,... ceritanya belum selesai sampai disini. Karena
sekembalinya kehotel, ada lagi keributan. Kali ini antara
si tamu dan si cewek. Jadi waktu diinformasikan bahwa
biaya dokter dan rumah sakit plus obat adalah sebesar Rp.
400 ribu sekian, tamunya nolak bayar dan nyuruh si cewek
yang bayar. Katanya harga dia sewa cewek itu sudah nett,
tidak termasuk biaya 'tak terduga'. Ceweknya jelas gak mau
bayar juga. Katanya gini, "Masa gue cuma dibayar 200 ribu
tapi malah suruh bayar 400 ribu? Gue nombok dong!!"

Dan kemudian si tamu dan si cewek ribut main
salah-salahan...Haduuuuuh...!!!
Teman-teman semua, dari cerita ini mari kita petik hikmah,
yaitu SADARLAH AKAN UKURAN.
Kalo memang ukuran S, jangan pake kondom ukuran L.
Sebaliknya, kalo ukurannya L, jangan pake kondom ukuran S
hanya supaya keliatan 'kekar'.

22 December 2009

di bulan desember 2009

ternyata mendalami isi resolusi dan mewujudkan tekad itu susah ya? gue pengen nulis blog ini lebih rajin lagi tapi apa yang terjadi? seminggu gak nulis nulis, haha.

well, gue pengen apdet apdet aja deh... banyak yang pengen banget gua apdet, mari kita review satu satu.. hehe

1. Bunga mau punya adik lagi. woohoo! senangnyah. sekarang job desk gue nambah satu lagi tiap malam, mijeti boyok bojo. hehe, kasian kan. hamil itu melelahkan lho. beneran deh. emm, gw sekarang lagi cari cari nama buat adiknya Bunga, kira kira siapa ya? usul gue sih dikasi nama Fulan, bagus ga? si Bunga dan si Fulan

2. istriku yang manis sekali memberi kado ulang taun berupa seperangkat blackberry 9700, uhuy! cenangnyah.. dibandingkan bold 9000 memang banyak keunggulan-keunggulan yang baru di seri ini, kameranya lebih bagus, 3.2mp dengan software baru yang mereduksi noise dan punya fasilitas auto fokus lebih keren. buat pengguna nokia dan SE jangan ketawa dulu ya, bebe emang teknologi kameranya rada 'ndeso' hihi. trus kembali ke onyx, improvement yang terasa berguna ada di penggunaan bebe OS 5.0 yang cihuy, rada bingung adjustmentnya sih secara gue udah kebiasaan pake OS 4.6 kan. tapi cepet koq, seminggu juga udah apal. yg pasti sih OS 5 makan grafis lebih banyak. nah, nikmatnya lagi bold 9700 ini diperkaya dengan flash memory 256mb. jadi bisa pasang software lebih banyak :)
downsidenya adalah, ukurannya yang mengecil! jadi segede curve. aduuuh ga enak deh. pindah dari bold 9000 ke onyx rasanya kayak biasa nyetir toyota crown trus kudu turun ke vios. LCD screen-nya lebih kecil, keypadnya lebih kecil, lebih keras dan lebih berisik dari bold lama. tapiiiiii trackpadnya cihuy banget, pastinya lebih awet daripada trekbol bold lama.

3. punya kartu GIC itu sangat menolong buat mereka mereka yang sering terbang bersama Garuda Indonesia. benefit yang paling kerasa adalah mileage kita didouble setiap kali terbang, dan dapet mileage dari setiap transaksi. nyam nyam! sebulan yang lalu gw menukar mileage dengan upgrade ke bisnis, dan bulan ini mileage gue udah kembali seperti semula :) plus.. ada layanan standard juga kayak executive lounge (yang gue bingung kenapa sampe sekarang ngga ada kursi pijetnya) dan priority bagage handling. one thing yang gue bisa noted disini, makin kesini garuda berusaha memberikan privilege lebih ke penumpang kelas bisnis, daripada penumpang cobrand. kalo dulu penumpang cobrand bisa masuk executive lounge GA, sekarang ngga bole, khusus penumpang bisnis, katanya. kalo dulu ada priority handling (sekarang masih ada) tapi sekarang ada counter bagasi khusus -lagi lagi hanya untuk penumpang bisnis- yang datengnya barengan sama penumpang, literally pas kita nyampe counter itu barangnya pas juga nyampe situ. canggih ya? gue pikir kayaknya itu bagasi diangkut pake pesawat sebelumnya deh! ehm.

4. kemarin gue ada kerjaan di jogja selama empat hari. sungguh sayang sekali gagal berjumpa sama stey, oelpha dan eve disana. mungkin lain kali ya nek.. hehe. berkat kesaktian GIC card gw dapet free upgrade kamar di hyatt regency. jadi dapet kamar yang ada balkonnya menghadap ke gunung merapi. ternyata gunung merapi itu memang pemandangan yang indah, persis kayak gambar anak anak TK itu. hihi. malem pertama gue makan di daerah seturan, jadi disana itu ada warung-warung yang terletak ditengah sawah, dan didandani cantik dengan lampu lampu lima watt dan beberapa pasang obor. lucu deh. persis kayak restoran di daerah ubud. yg deket bebek bengil itu loh. kewl!
malam kedua gue makan dua porsi iga bakar di jalan gejayan, tadinya gue mau nanya stey enaknya makan dimana malam itu eh ga dibales bales, jadi gue makan iga bakar aja. trus begitu kelar makan stey ngebales, "iga bakar aja di jl gejayan". okeh, feeling kita ternyata sama ya stey :) nah malem ketiga tadinya gw diajak untuk makan di restoran yang jualan segala macem makanan dari jejamuran. tapi karena kemaleman dan tempatnya ternyata jauh, jadi gw makan di hotel ajah. setelah itu, team gue pun terbelah dua, yang cewe cewe pergi ke the house of raminten, dan yang cowo cowo pergi ke boshe. then you know lah apa yang terjadi kalo cowo cowo dateng malam malam ke kelab malem.

5. I am officially obese. jadi ceritanya gini, awal bulan kemaren gw menjalani medical check up yang diwajibkan oleh perusahaan. ada jadwal cek prostat juga loh, tapi gue menolak secara halus, and dont ask why! hehe. it is really humiliating the way human kind ngecek prostat ya, bahkan di zaman serba canggih seperti ini belum ada teknologi yang lebih manusiawi untuk ngecek prostat. huh. eniwei, hasil med check udah keluar hari ini. dan hasilnya body mass index gue mencapai 30.48 kg/m2, sedangkan menurut standard WHO, BMI dengan nilai > 30 kg/m2 telah diklasifikasikan sebagai obese. jadi... mulai hari ini gue secara resmi telah ditetapkan sebagai pengidap obesitas. (doh)!

udah ah, bete gue dibilang obese :(

15 December 2009

buka semangat baru

ya ya ya... gue tau gw udah lama gak nulis disini. beuh, dari oktober yak? brarti udah dua bulan lebih gue gak nulis. hehehe. sempet kepikiran sih buat nutup aja blog gak nggenah ini, dan menggantinya dengan blog yang lebih nggenah. tapi masalahnya gue bukan tipe tipe orang yang rajin mengukir website. jadi pastinya lebih acakadut dari yang ini. jadi ya.. serahkan saja semuanya kepada blogspot lah. habis perkara.

gue terbius sama microblogging. yes. plurk dan twitter adalah virus kotor yang mempecundangi semangat para blogger sekalian untuk memperkarya diri. mengejawantahkan 'keindahan' pikiran dalam tulisan tulisan yang menghibur pembacanya. dan mempersempit dunia ini sebatas 140 karakter. tapi ya mau gimana lagi, wong enak je. singkat cepat padat, bles bles bles langsung jadi. banyak yang komen. ya kan? *gambar alis tuing tuing*

jadi ceritanya gue terinspirasi sama
mbak chika dan non tikabanget yang mengajak kita membuka semangat baru. semangat ngeblog! horeee. sepertinya ini waktu yang tepat untuk membuat resolusi diri menjadi blogger yang radjin di tahun depan. ya. buat apa lagi kalo bukan buat para pembaca yang budiman :)

maka, di hari ulang tahun ini nanti saya akan berdoa sebelum meniup lilin nanti, "semoga tahun depan saya akan tambah bersemangat untuk merawat blog ini". amin!



ini gue kasi lagunya, semoga dengan menonton video clip ini terpacu semangat kita untuk ngeblog lagi, mari...
ps #1: o iya lupa hashtagnya #bukasemangatbaru, hehehe
ps #2: tulisan ini bukan paid article, melainkan underpaid article... haha